facebook

WASPADA ANEMIA!

Jumat, 20 May 2016 - 10:19:23 WIB
Diposting oleh : Berry
WASPADA ANEMIA!

Berrykitchen.com > Tips > Tips > WASPADA ANEMIA!

Hai Berrykitcheners! Ask Nutritionist hadir kembali. Disini adalah wadah dimana kamu bisa bertanya pada ahli nutrisi kami tentang tema-tema mengenai kesehatan yang berbeda setiap minggunya. Kali ini kita membahas Anemia, untuk kamu yang belum sempat bertanya, kami sudah saring dan kumpulkan pertanyaan-pertanyaan yang masuk supaya kamu bisa menambah pengetahuan juga. Selamat membaca ya :)


 


Q: Aku sering anemia terutama kalau pagi hari atau dalam hari yang panas. Kenapa begitu ya?


A: Anemia tidak berhubungan dengan waktu/jadwal kapan dia muncul seperti terjadi hanya saat pagi hari atau pada saat hari yang panas. Namun, kita harus mengetahui gejala - gejala umum seperti 


- sering sakit kepala/pusing


- mudah lelah


- muka pucat


- konjungtiva memucat


- Kurang berenergi


- Sesak napas


- Kaki dan tangan terasa dingin


- Sensasi kesemutan pada kaki


- Jantung terasa berdetak dengan cepat


Apabila Anda merasakan gejala diatas, Anda harus waspada menderita anemia. Perlu diketahui juga, kasus anemia di Indonesia relatif cukup tinggi, dan anemia lebih banyak diderita oleh wanita dibandingkan pria, karena wanita mengalami menstruasi.


 


Q: Makanan apa yang bisa mengatasi anemia?


A: Untuk mengatasi anemia, dokter biasanya merespkan tablet zat besi atau suplemen zat besi yang fungsinya untuk meningkatkan zat besi di dalam darah, selain itu Anda bisa mengkonsumsi makanan yang mengandung sumber zat besi seperti:



  1. Daging berwarna merah (daging sapi ,kambing) 

  2. Hati Sapi atau Hati Ayam

  3. Ikan, Kerang, Tiram

  4. Kacang - kacangan (kacang merah, kacang tanah, kacang hijau)

  5. Sayur - sayuran berwarna hijau atau berwarna gelap (bayam hijau, bayam merah, brokoli)


Agar memudahkan penyerapan zat besi di dalam tubuh perlu dibantu dengan konsumsi makanan yang mengandung vitamin C seperti buah jeruk, stawberry, kiwi


Lalu hindari juga minum teh dan kopi, karena teh dan kopi mempunyai zat yang dapat menghambat penyerapan zat besi


 


Q: Apakah anemia berbahaya?


A: Di Indonesia, kasus anemia relatif cukup tinggi, Kekurangan zat besi menjadi salah satu masalah nutrisi di Indonesia. Wanita yang berada pada masa subur dan Ibu hamil memiliki risiko tertinggi menderita anemia. Ibu hamil yang menderita anemia dapat mengakibatkan bayi yang dikandungnya menderita gizi buruk, bayi cacat, atau bayi dengan berat badan lahir rendah bahkan dapat menyebabkan kematian, sehingga Ibu hamil dan wanita yang berada pada masa subur yang akan menjadi seorang ibu kelak membutuhkan kecukupan zat besi yang baik. 


 


Q: Apa saja makanan yang dapat mencegah anemia?


A: Hindari zat - zat yang dapat menganggu penyerapan zat besi di dalam tubuh, seperti



  • Teh dan Kopi yang memiliki zat tanin yang dapat mengganggu penyerapan zat besi

  • Susu yang memiliki kalsium, kalsium juga dapat menganggau penyerapan zat besi. Oleh karena itu, apabila mengkonsumsi pil/tablet zat besi lebih baik minum dengan air putih biasa


 


Q: Mau tanya seputar anemia nih karena hasil check up terakhirku (walaupun sudah agak lama sekitar 2 tahun lalu) menunjukkan hasil bahwa aku darah rendah. Masih penasaran sebetulnya apa sih gejala darah rendah/anemia itu?


A: Darah Rendah berbeda dengan anemia. Darah rendah adalah kondisi tekanan darah sistolik dan diastolik anda saat diukur dibawah normal. Penyebab darah rendah bisa bermacam - macam dan tidak terprediksi dengan pasti dan bukan indikasi penyakit berbahaya, pada umumnya darah rendah karena adanya gangguan hormon seperti hormon tiroid yang kurang aktif (namun hormon tiroid juga tidak menjadi tolak ukur untuk darah rendah karena dibeberapa kasus, kelebihan hormon tiroid dapat menyebabkan darah tinggi), bisa juga dari penggunaan obat yang salah, bisa juga dari kondisi fisik kelelahan akibat aktivitas yang terlalu tinggi.


Orang yang darah rendah belum tentu dia Anemia, namun orang yang Anemia dapat dipastikan tekanan darahnya rendah. Untuk mengetahui darah rendah karena Anemia harus melalui uji cek darah untuk mengetahui kadar Hb nya.


Anemia adalah salah satu masalah nutrisi di Indonesia. Orang dewasa yang menderita Anemia dapat berbahaya apabila tidak ditangani lebih lanjut, orang yang menderita Anemia cenderung menderita 5 L (Lelah, Letih, Lemah, Lesu, Lunglai) akibatnya produktivitasnya akan berkurang dan menganggu performanya, Anemia yang berlarut-larut bisa mengakibatkan kerusakan pada berbagai organ seperti ginjal, jantung dan paru-paru. 


 


Q: saya wanita hamil berumur 27 tahun dan saat ini usia kandungan 27 minggu. minggu kemarin saya cek ke dokter dan Hb saya hanya 11.4. Apa ada makanan yang bisa menambahkan Hb saya? dokter menyarankan saya untuk mengkonsumsi daging merah tapi saya hanya menyukai daging merah yang berupa baso sapi dan juga empal/gepuk. Mohon sarannya dan menu makanannya yang dapat saya order di berry setiap hari guna kepentingan peningkatan Hb ini.


A: Menyimak dari hasil lab darah, Hb ibu dapat dikatakan rendah, apalagi dengan kondisi Ibu yang sedang Hamil 27 minggu yang sedang memerlukan zat besi yang cukup untuk perkembangan janin Ibu.


Apakah dokter meresepkan tablet penambah darah / zat besi untuk Ibu? Karena untuk mencukupi kebutuhan zat besi ibu hamil biasanya dokter kandungan/ bidan akan meresepkan tablet tersebut. Jika ya, saran saya Ibu mengkonsumsi tablet/suplemen tersebut dengan jadwal yang teratur. 


Tablet/Suplemen penambah darah adalah tablet yang mengandung zat besi untuk mencukupi kebutuhan zat besi di dalam tubuh, walaupun rasanya tidak enak dan berbau seperti besi, ibu tetap harus mengkonsumsi untuk ibu dan janin yang akan dilahirkan, biasanya suplemen zat besi dapat berupa pil/tablet/sirup. Jika yang diberikan sirup dan tidak tahan dengan baunya, Ibu dapat minta yang bentuk pil/tablet. Minum suplemen dengan air putih biasa, tidak dengan teh atau susu, karena teh dan susu dapat menghambat penyerapan zat besi. 


Selain suplemen, ibu dapat mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi sebagai cadangan didalam tubuh seperti : 



  • Daging berwarna merah (daging sapi, kambing) 

  • Hati Sapi atau Hati Ayam

  • Ikan, Kerang, Tiram

  • Kuning telur

  • Kacang - kacangan (kacang merah, kacang tanah, kacang hijau)

  • Sayur - sayuran berwarna hijau atau berwarna gelap (bayam hijau, bayam merah, brokoli)


Selain itu, untuk memudahkan penyerapan zat besi, Ibu mengkonsumsi vitamin C seperti buah jeruk, kiwi, strawberry (buah - buahan yang berasa asam), wortel, tomat.


Ibu hamil harus cukup mengkonsumsi zat besi karena apabila kurang zat besi dapat menyebabkan bayi kurang gizi, bayi lahir dengan berat badan rendah, prematur, hingga kematian kandungan.


Oleh karena itu, patuhi apa yang diberikan dan disarankan oleh dokter kandungan  untuk kesehatan Ibu dan Janin yang dikandung. Jalani terapi ini dengan serius lalu cek Hb kembali, Semoga hasil Hb ibu menjadi normal.

Kata Kunci:
Bagikan ke teman Kamu