facebook

Tips Keselamatan di Pesawat Terbang

Kamis, 01 November 2018 - 07:41:37 WIB
Diposting oleh : Berry
Tips Keselamatan di Pesawat Terbang

Berrykitchen.com > Tips > Tips > Tips Keselamatan di Pesawat Terbang

Mendengar berita tentang kecelakaan pesawat selalu sukses membuat kita merinding, bahkan trauma. Namun, tahukah kamu, pesawat adalah moda transportasi paling aman berdasarkan kalkulasi jarak yang ditempuh penumpang?

 

Secara statistik, peluang terjadinya kecelakaan pesawat adalah 1:1,2 juta penerbangan dengan risiko tewas yang lebih jarang lagi, yakni 1:11 juta. Sebanyak 95,7% penumpang yang naik pesawat yang terkena musibah, selamat. Penelitian menyebutkan bahwa kemungkinan meninggal karena insiden mobil bahkan karena kejatuhan kelapa lebih tinggi dibanding karena kecelakaan pesawat.

 

Salah satu hal yang membuat pesawat aman adalah karena 96% pesawat Boeing yang ada saat ini bermesin ganda. Jika satu mesin rusak atau mati, pesawat masih bisa terbang dengan satu mesin lagi untuk waktu yang cukup lama. Kemungkinan kedua mesin mati di saat yang bersamaan kurang dari 1:1 miliar jam terbang.

 

Critical Eleven

Sebanyak 80-90% kecelakaan pesawat terjadi di tiga menit setelah lepas landas dan delapan menit sebelum mendarat. Sebelas menit ini dikenal sebagai ‘Critical Eleven’ atau ‘Plus Three Minus Eight rule’. Karena itu, menjelang take-off dan landing, pramugari tak bosan-bosan mengingatkan penumpang dan memeriksa apakah sandaran kursi sudah ditegakkan, HP sudah dimatikan, dan sebagainya.

 

Tips Selamat Naik Pesawat

 

Pilih Pesawat yang Besar dan dari Maskapai Nasional

Pesawat yang lebih besar lebih aman karena menyerap energi dengan lebih baik saat terjadi kecelakaan. Selain itu, maskapai nasional cenderung lebih aman dibanding maskapai regional karena seleksi pilotnya relatif lebih ketat dan pilotnya lebih berpengalaman.

 

Kenakan Pakaian yang Aman

Sepatu olahraga adalah alas kaki yang paling disarankan untuk terus digunakan di pesawat karena mempermudah kamu lari keluar saat harus evakuasi. Mengenakan baju berlengan panjang serta celana panjang juga dapat melindungi kulitmu dari api dan barang tajam. Pakai baju berbahan katun atau bahan nonsintetis lainnya, ya. Sebab, bahan sintetis akan mudah meleleh saat pesawat terbakar.

 

Pilih Kursi di Belakang

Popular Mechanics mempublikasikan studi pada 2007 tentang tempat duduk orang-orang yang tewas pada kecelakaan pesawat sejak 1973. Hasilnya, orang-orang yang duduk di bagian belakang pesawat memiliki 40% peluang untuk selamat dari kecelakaan.

 

Ternyata, meski sempit, dekat toilet, dan kamu menjadi orang terakhir yang turun dari pesawat, kursi-kursi di belakang merupakan tempat duduk yang paling aman di pesawat. Bagaimanapun juga, hal ini tidak berlaku jika penyebab kecelakaan terjadi di bagian belakang pesawat.

 

Pilih Kursi yang Paling Jauh Lima Baris dari Pintu Darurat

Ilmuwan Inggris Ed Galea memelajari lebih dari 100 kecelakaan pesawat. Ia menemukan bahwa orang-orang yang selamat biasanya bergerak rata-rata sejauh lima baris tempat duduk sebelum bisa keluar dari pesawat yang terbakar. Artinya, jika kamu duduk di kursi yang berada lebih dari lima baris dari pintu keluar darurat, peluang selamatmu bisa jauh berkurang.

 

Waspada Saat Lepas Landas dan Mendarat

Tahan dulu kantukmu dan tutup dulu bukumu saat pesawat akan take-off dan landing kalau kamu mau meningkatkan peluangmu selamat saat critical eleven.

 

Tegur Penumpang yang Tidak Menegakkan Sandaran Kursi

Jika penumpang di depanmu tidak menegakkan sandaran kursinya saat pesawat lepas landas atau mendarat, jangan ragu menegurnya karena ini menyangkut keselamatanmu yang berada di belakangnya. Kursi tersebut bisa menghalangimu keluar dari pesawat dengan cepat.

 

Selamatkan Nyawamu, Bukan Barang-barangmu!

Menyelamatkan barang berharga seperti paspor dan uang – atau bahkan bekal nasi ayam bakar yang belum sempat kamu makan – saat terjadi bencana adalah hal naluriah. Namun, mengambil dan menjinjing barang di tengah evakuasi darurat bisa membahayakan hidupmu maupun orang-orang di belakangmu karena setiap detik sangat berarti.

 

Ingat, tak ada barang yang bisa menggantikan nyawa manusia.

 

Masker Oksigen

Masker oksigen akan keluar otomatis dari kompartemen di atas kepalamu jika tekanan udara di kabin tiba-tiba berkurang. Dalam kasus ini, kamu harus ‘egois’: segera pasang di hidung dan mulutmu sebelum membantu orang lain – termasuk anakmu sendiri. Sebab, kekurangan oksigen beberapa detik saja bisa berpengaruh buruk terhadap otakmu.

 

Masker oksigen bisa memasok oksigen selama 12-20 menit. Dalam rentang waktu tersebut, pilot dapat mengarahkan pesawat ke ketinggian yang aman untuk menghindari kekurangan oksigen.

 

Hindari Negative Panic

Sangat wajar jika kita menjadi panik saat mengalami kecelakaan. Padahal, panik bisa memperburuk keadaan. Apalagi kalau kamu mengalami negative panic, yakni tertegun dan terpaku alih-alih berteriak dan aktif bergerak. Segera kuasai dirimu dan berusaha berpikir jernih, apa yang bisa kamu lakukan untuk menyelamatkan diri dan orang-orang di sekitarmu.

 

Saat Terjadi Kebakaran…

Di kebanyakan kasus, kematian biasanya disebabkan oleh kebakaran akibat kecelakaan. Agar tidak menghirup asap, merunduklah sedekat mungkin dengan tanah dan merangkaklah karena asap selalu menuju ke atas. Tapi, jangan lakukan hal ini jika harus keluar secepatnya dari pesawat. Berdirilah, tutup hidung dan mulut sambil menunduk. Ikuti arahan pramugari.

 

Jika Pesawat Meledak di Udara…

Kamu masih memiliki peluang kecil untuk selamat! Pesawat yang jatuh dari ketinggian 10.000 meter butuh waktu sekitar tiga menit sebelum menghantam bumi. Jika kamu bisa memilih, jangan terjun ke air karena akan terasa keras seperti beton. Lebih baik lompat ke daerah rawa atau tumpukan salju.

 

Loncatlah dengan lengan dan kaki terbuka serta wajah menghadap bawah seperti skydiver alih-alih bergulung seperti bola. Hal ini bisa memperlambat jatuhmu karena area tubuh yang tertahan angin lebih luas.

 

Terbukti bahwa peragaan keselamatan oleh pramugari serta kartu informasi keselamatan di pesawat bukanlah sekadar formalitas. Pastikan kamu memerhatikannya. Cari tahu juga pintu darurat mana yang terdekat dengan tempat dudukmu. Tetaplah tenang dan ikuti petunjuk dari pramugari jika insiden terjadi.

 

Saat harus menuruni slide untuk evakuasi, copot sepatu hak tinggi dan pastikan tubuhmu bebas dari benda tajam lainnya agar slide tidak tertusuk dan bocor. Setelah berada di luar pesawat, menjauhlah dan jangan kembali ke pesawat yang sudah terbakar.

 

Foto: YouTube

 

Kata Kunci: Tips Keselamatan di Pesawat Terbang
Bagikan ke teman Kamu

Gunakan voucher sebelum waktu habis 00 : 00
tutup