facebook

Temukan Rahasia Diet Awet Muda Disini

Jumat, 19 February 2016 - 12:04:46 WIB
Diposting oleh : Berry
Temukan Rahasia Diet Awet Muda Disini

Berrykitchen.com > Tips > Tips > Temukan Rahasia Diet Awet Muda Disini

Siapa yang ask nutrition kemarin belum sempat ikutan tanya-tanya? Kami sudah merangkum segala pertanyaan yang masuk loh supaya kamu yang ketinggalan bisa mendapat informasi juga. Rahasia Diet Awet Muda itu tidak sulit kok, Yuk di cek bersama-sama!


Q: Bagaimana diet yang baik supaya awet muda?

A: Menjadi tua adalah adalah siklus kehidupan yang akan dialami oleh semua mahluk hidup terutama manusia. Sampai saat ini proses penuaan masih belum dapat dihindari secara mutlak. Namun demikian para dokter dan pakar anti aging telah mampu menghambat proses penuaan dengan mencegah berbagai penyakit yang timbul akibat penuaan sehingga harapan dan kualitas hidup semakin meningkat, salah satunya dengan menjaga pola makan, memilih dan banyak mengkonsumsi makanan dengan yang memiliki manfaat sebagai anti oksidan, yang dapat melindungi dan mencegah kerusakan sel lebih cepat. Berikut diantara senyawa yang dapat mencegah anti penuaan :

  • Vitamin C

Vitamin C adalah senyawa penting untuk menjaga imunitas dan daya tahan tubuh (manfaatnya sering dianggap sebagai obat     untuk sariawan, sakit gigi, hingga menangkal sakit flu). Vitamin C dapat dijadikan sebagai antioksidan, menangkal radikal bebas dan mampu merangsang pembentukan kolagen kulit.  Mengkonsumsi vitamin C dalam jumlah yang tepat dan teratur dapat menghambat adanya proses penuaan dini dan menghaluskan kulit. Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi, usia dewasa membutuhkan 75 – 90 mg Vitamin C per hari. Untuk prose salami yang baik, bisa didapatkan dari mengkonsumsi sayuran dan buah yang mengandung vitamin C seperti jeruk, berries (blueberry, blackberry), brokoli, selada.

  • Vitamin E

Vitamin E merupakan antioksidan yang cukup kuat dan dapat memproteksi sel-sel membran serta LDL (Low Density Lipoprotein) kolesterol dari perusakan radikal bebas. Selain itu, vitamin E juga dapat membantu memperlambat proses penuaan pada arteri dan melindungi tubuh dari kerusakan sel-sel yang akan menyebabkan penyakit kanker, penyakit hati, dan katarak. Vitamin ini bekerjasama dengan antioksidan lain seperti vitamin C untuk mencegah penyakit-penyakit kronik lainnya. Vitamin E banyak ditemukan pada kacang-kacangan, biji-bijian, dan minyak nabati

  • Polifenol

Polifenol merupakan senyawa turunan fenol yang mempunyai aktivitas sebagai antioksidan. Kelompok-kelompok senyawa fenolik terdiri dari asam asam fenolat dan flavonoid. Tanaman mempunyai potensi yang cukup baik sebagai penghasil senyawa fenolik. Senyawa yang telah ditemukan yaitu alfa-tokoferol. Senyawa ini mempunyai aktifitas biologis sebagai penangkap radikal bebas sehingga dapat dimanfaatkan sebagai obat untuk melawan penyakit yang disebabkan oleh radikal bebas seperti penyakit kanker. Senyawa polifenol banyak ditemukan dalam buah, sayuran, kacang-kacangan, sereal, teh, dan anggur

  • Karotenoid

Beta-karoten adalah salah satu dari kelompok senyawa yang disebut karotenoid. Dalam tubuh senyawa ini akan dikonversi menjadi vitamin A. Serat, vitamin A, dan beta-karoten banyak ditemukan pada sayuran berwarna kuning, orange, dan hijau. Kekurangan serat, vitamin A, dan beta karoten memungkinkan tubuh terserang kanker servik. Kanker ini banyak menyerang wanita yang mempunyai kadar beta-karoten, vitamin E, dan vitamin C sangat rendah dalam darahnya. Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa beta-karoten sangat efektif untuk mencegah kanker prostat. Sumber karotenoid adalah sayuran berwarna merah, orange, kuning, dan hijau seperti tomat, wortel, ubi jalar, bayam, dan brokoli

  • Katekin

Katekin termasuk dalam senyawa golongan polifenol dari gugusan flavonoid, yang banyak terdapat dalam teh hijau. Epigallokatekin merupakan katekin yang sangat penting dari teh hijau karena mempunyai daya antioksidan yang cukup tinggi, serta berperan dalam pencegahan penyakit jantung dan kanker.

  • Resveratrol

Merupakan kelompok polifenol yang mempunyai aktivitas antioksidan cukup tinggi. Senyawa ini banyak ditemukan pada biji anggur. Sebagai polinutrien, senyawa ini munjukkan efek terhadap pencegahan kanker.

Q: Tiga tahun lalu, berat saya 57kg dan kelihatan gembul sekali di kala itu. Walaupun begitu saya merasa sehat, jarang pusing dan kulit pun terlihat bercahaya. Namun semenjak saya berhasil menurunkan berat badan saya ke 50kg dengan cara mengurangi porsi karbohidrat dan makanan berlemak saya, saya merasa saya gampang pusing dan kulit terlihat tidak bercahaya (kusam). Namun demikian di berat saya yang sekarang, saya memang sudah tidak lagi berdiet dan sudah memperbanyak asupan makanan serat dan buah dengan harapan saya bisa kurus namun memiliki kulit yang sehat seperti sedia kala. Apakah hal ini dimungkinkan sis? Apa yang harus saya lakukan agar kulit saya bisa kembali sedia kala terlihat fresh dan sehat walaupun berat badan saya sudah menurun?

A: Penurunan Berat Badan yang tepat juga melihat dari pemeriksaan fisik (apakah memiliki riwayat anemia, Hb Rendah, tekanan darah rendah) dan kebutuhan gizi kita. Apakah kebutuhan gizi kita sudah sesuai atau belum, jika sudah sesuai hanya perlu dijaga dengan pola makan sehat dan olahraga secara teratur. Untuk anamnesa diet, saya perlu mengetahui juga apakah diet yang kamu jalani dulu juga sudah cukup mengkonsumsi sayur buah dan cukup cairan sehingga kamu sering mengalami pusing dan kulit kusam. Saran saya, sekarang kamu jalani pola makan yang sehat dan seimbang, banyak mengkonsumsi makanan sumber vitamin C dan vitamin E untuk menjaga keelastisitasan kulit. Sumber Vitamin C bisa ditemukan di dalam sayur dan buah yang berwarna terang atau yang berasa asam seperti jeruk, berries (stawberry, blueberry, blackberry), brokoli, selada. Untuk sumber vitamin E ada di kacang-kacangan, biji-bijian, dan minyak nabati. Atau konsumsi suplemen yang mengandung keduanya. Angka kecukupan Gizi usia 19-29 tahun untuk vitamin C adalah 75mg dan Vitamin E adalah 15 mg.

Q: Bagaimana cara saya untuk bisa makan banyak kembali setelah lambung saya terbiasa dengan makanan dengan porsi sedikit akibat diet saya beberapa waktu lalu? Tetapi saya tidak ingin mengkonsumsi pil atau obat2 penambah nafsu makan.

A: Saya juga tidak menyarankan untuk memakai obat penambah nafsu makan. Pilihlah porsi yang kecil dan tidak perlu banyak dan penuh dalam sekali waktu makan karena itu akan memberatkan kerja organ pencernaan akibatnya mungkin nanti akan terasa mual atau sakit pada lambung. Buat jadwal makan menjadi 3 kali makan utama dan 2 kali snack (pagi dan sore). Dengan begitu kebutuhan gizi Anda tercukupi.

Kata Kunci:
Bagikan ke teman Kamu