facebook

Susu Untuk Usia Lanjut dan Pengaruhnya Pada Penyakit

Selasa, 19 April 2016 - 10:22:56 WIB
Diposting oleh : Berry
Susu Untuk Usia Lanjut dan Pengaruhnya Pada Penyakit

Berrykitchen.com > Tips > Tips > Susu Untuk Usia Lanjut dan Pengaruhnya Pada Penyakit

Hai Berrykitcheners, mash ingat pembahasan ask nutritioist yang mengangkat tema mengenai jenis susu? Dalam usia anjut, susu semakin dibutuhkan karena semakin bertambahnya usia, tulang ikut menjadi rentan. Ada juga yang mengidap penyakit tapi ingin mengetahui susu seperti apa yang bisa dikonsumsi serta pertanyaan umum lainnya seputar susu. Penasaran? Yuk disimak!


 


Q: Produk susu apa yang mengandung lemak baik, dan mana yang mengandung lemak jahat?


A: Semua produk susu mengandung lemak baik, karena lemak jahat lebih dikenal dengan produk - produk makanan yang dapat meningkatkan LDL (lemak kolesterol jahat dalam darah). Berdasarkan kandungan gizinya, susu diklasifikasikan dengan susu yang memiliki kandungan lemak tinggi seperti susu full cream, dan ada susu yang rendah lemak yaitu susu skim. Berdasarkan pengolahannya, susu ada yang disebut susu segar (susu segar alami, susu pasteurisasi dan susu UHT), kemudian ada yang dijadikan tepung susu, dan susu kental manis. Ada juga produk turunan susu yaitu, yoghurt, keju, mentega. 


 


Q: Saya dan istri sama2 pengidap kolesterol tinggi. Kalau saya liat susu selama ini maupun produk turunannya seperti keju selalu ada kandungan kolesterolnya. Apakah untuk pengidap kolesterol tinggi tidak bisa minum susu dan makan produk turunannya sama sekali?


A: Untuk pengidap kolesterol sebenarnya masih diperbolehkan untuk minum susu dengan jenis tertentu. Jenis susu yang diperbolehkan seperti produk susu komersil yang rendah lemak dan mengandung omega-3 yang baik untuk jantung.


Sebelum Bapak membeli produk susu sebaiknya Bapak melihat keterangan di label kemasan susu tersebut. Pilihlah susu yang berlabel rendah lemak atau low fat serta mengandung omega-3.


Saat ini, di pasaran pun sudah dijual produk-produk hasil olahan susu yang rendah lemak sehingga Bapak dan Ibu bisa tetap mengonsumsi produk susu maupun olahannya.


Namun saran saya, tetaplah mengontrol asupan makan Anda dengan makanan rendah lemak, perbanyak sayur dan buah, hindari makan makanan berlemak, susu sebagai alternatif apabila Anda merasa asupan harian kurang dari kebutuhan harian Anda.


 


Q: Apakah susu kedelai bagus untuk pencegahan tulang keropos? Apakah ada dampak negatifnya?


A: Tidak ada dampak negatif apabila Ibu mengonsumsi susu kedelai (sari kedelai) tetapi untuk pencegahan tulang keropos selain Ibu mengonsumsi susu kedelai sebaiknya ditambahkan makanan sumber kalsium. Dalam penelitian, tulang yang kuat juga karena asupan dari makanan yang mengandung Magnesium, Zinc, Mangan dan Pro vitamin D3. Contoh makanan tinggi kalsium yaitu ikan teri tawar, kacang-kacangan, sayuran hijau, dan buah-buahan (pisang dan salak). Selain itu, matahari pagi pun membantu dalam penyerapan kalsium dalam tubuh. 


 


Q: Benarkah susu tidak boleh dikonsumsi pada pagi hari?


A: Sebenarnya minum susu di pagi hari itu tidak dilarang tetapi ada baiknya saat pagi hari bapak mengutamakan untuk mengonsumsi makanan lengkap dengan gizi seimbang, karena energi sarapan digunakan sebagai energi untuk beraktifitas dan susu bukanlah makanan utama melainkan sebagai makanan pelengkap dan penunjang.


 


Q: Saya pria berumur 48 tahun, saya selalu ingin konsumsi susu yang katanya diperlukan untuk mempertahankan kalsium dan tulang kuat. Tapi sampai saat ini saya masih bingung menentukan jenis susu apa yang paling cocok. Apakah susu full cream biasa masih boleh dikonsumsi secara rutin untuk umur2 sekitar ini.


A: Untuk seusia Bapak sebaiknya jangan memilih susu dengan jenis full cream tetapi pilihlah susu dengan jenis low fat high calcium. Saat ini, terdapat produk susu komersil yang memberikan pilihan susu dengan jenis tersebut. Jadi, sebelum membeli susu, Bapak perhatikan terlebih dahulu kemasan dari susu tersebut.


Namun, jika hanya mengandalkan susu untuk mempertahankan kalsium pada tulang, hal tersebut kurang efektif. Sebaiknya Bapak juga mengonsumsi makanan sumber kalsium. Dalam penelitian, tulang yang kuat juga karena asupan dari makanan yang mengandung Magnesium, Zinc, Mangan dan Pro vitamin D3.


Contoh makanan tinggi kalsium yaitu ikan teri tawar, kacang-kacangan, sayuran hijau, dan buah-buahan (pisang dan salak). Selain itu, matahari pagi pun membantu dalam penyerapan kalsium dalam tubuh.


 


Q: Saya penyuka susu segar tanpa campuran gula sejak lahir hingga saat ini berusia 52 thn. Saya sangat percaya dan sudah terbukti bahwa bukan susu yang membuat badan gemuk, selama tidak mengandung pemanis dan perasa. Namun saya masih ingin lebih tau tentang pengaruh susu pada penderita iritasi lambung, kolesterol, dan pengentalan darah serta semua efek negatifnya.


A: Saya setuju dengan ibu, sebenarnya faktor utama yang mempengaruhi kegemukan adalah asupan makanan dan aktifitas fisik. 


Pada penderita kolesterol lemak pada susu terutama susu full krim dapat memberikan pengaruh pada kenaikan kolesterol sebaiknya penderita kolesterol mengonsumsi susu low fat atau susu skim. Jika penderita kolesterol mengonsumsi susu yang tinggi lemak hal tersebut dapat berdapak pada pengentalan darah.


Susu mengandung protein yang tinggi, pemecahan protein dalam tubuh memerlukan asam lambung yang tinggi, pada beberapa penderita iritasi lambung hal tersebut akan menyebabkan lambung menjadi perih, namun dapat disiasati dengan mengonsumsi sumber karbohidrat yang cukup setelah itu baru mengonsumsi susu, hal tersebut dapat membuat asam lambung bekerja secara bersamaan dan mengurangi rasa perih dalam lambung. Namun efek yang ditimbulkan kembali lagi pada kondisi seseorang tidak semua efek yang timbul pada setiap orang sama.


 


Q: Apakah bnr susu sapi pencetus kanker terbesar di dunia?


A: Menurut Penelitian Havard School Of Public Health di Amerika. Sapi-sapi yang disuntikan dengan hormon yang berlebih dapat menyebabkan susu yang dihasilkan mengandung hormon-hormon tersebut. Jika susu tersebut dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama oleh manusia akan menjadi salah satu pemicu kanker. Namun, penyebab kanker tidak hanyak dari 1 faktor saja, masih banyak faktor-faktor yang mempengaruhi timbulnya kanker. Pencetus utama kanker adalah gaya hidup dan pola makan yang salah (banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung karsinogenik seperti makanan yang dibakar, makanan yang diawetkan)

Kata Kunci:
Bagikan ke teman Kamu