facebook

Mengolah Ikan Fugu, Si Buntal yang Beracun

Rabu, 05 October 2016 - 14:40:38 WIB
Diposting oleh : Berry
Mengolah Ikan Fugu, Si Buntal yang Beracun

Berrykitchen.com > Tips > Tips > Mengolah Ikan Fugu, Si Buntal yang Beracun

Hai Berrykitcheners! Berbicara tentang Jepang, kamu pasti sudah hafal bila penduduk negeri Sakura tersebut sangat menyukai hidangan laut. Bukan barang asing lagi bila orang Jepang menyantap hidangan laut baik yang sudah masak, mentah, bahkan hidup. Lantaran sangat suka dengan hidangan laut, Jepang bahkan memiliki kuliner berbahan dasar ikan buntal yang beracun.

ihhiui

Dalam bahasa Jepang, ikan buntal disebut ikan fugu yang berarti babi sungai. Ikan fugu merupakan jenis hewan vertebarata dengan racun paling mematikan sedunia setelah kodok emas beracun. Ikan ini memiliki zat racun yang bernama tetrodotoksin, 20 kali lebih kuat dari racun yang sempat fenomenal di Indonesia lho, sianida. Hanya diperlukan 2 mg dosis tetrodotoksin untuk mampu membunuh manusia.

Lalu mengapa sebagian orang masih tetap meminatinya? Bagian beracun ikan fugu terdapat pada hati, organ dalam serta ovariumnya. Sementara daging ikan fugu biasa dimakan saat musim dingin, memiliki tekstur daging yang kenyal seperti agar-agar, tidak amis, dan terasa lebih gurih dibanding ikan lainnya, jelas membuat para penggemar sashimi tertarik untuk merasakannya.

Dengan tingkat risiko kematian yang sangat tinggi, tentu dibutuhkan koki yang sangat ahli dalam mengelola ikan fugu. Untuk menyajikannya, Jepang hanya memperbolehkan koki-koki yang berlisensi dan memiliki sertifikat dari departemen kesehatan Jepang.

Namun tidak semua ikan fugu dapat dimakan lho. Para koki berlisensi hanya akan menggunakan ikan fugu berjenis torafugu dan tiger puffer untuk diolah menjadi makanan. Bagaimana para koki Jepang mengolahnya? Berikut uraiannya.

1. Buang kulit ikan fugu mulai dari mulut hingga ke seluruh tubuh.

2.Cuci hingga bersih dari lendir, lumuri dengan garam

iuhiuhiu

3. Hilangkan duri dengan menahan kulit ikan fugu dan potog duri dengan pisau tajam, lalu buang mata ikan.

4. Memasuki bagian paling krusial dan membutuhkan teknik tinggi yaitu, memisahkan hati dan ovarium dari daging ikan. Untuk melakukannya kamu tentu harus mengetahui letak organ-organ tersebut lebih dulu. Pengerjaan tahap ini harus dilakukan dengan ekstra hati-hati, karena kesalahan kecil sedikitpun akan berakibat pada pecahnya organ-organ beracun yang kemudian praktis menyebar ke seluruh bagian ikan.

gfug7u6ytrd

5. Setelah melewati tahap sulit tadi, kini daging ikan siap diiris. Dibutuhkan keahlian untuk mengiris daging ikan dengan sangat tipis hingga yang tersisa hanya tulangnya.

6.Yang terakhir, sang koki biasa membelah kepala ikan fugu mejadi dua atau tiga bagian. Sebagai catatan, bagian ini hanya bisa dimakan apabila sudah direbus lebih dulu.

ygyusw

Membutuhkan teknik yang tinggi bukan? Mengingat risiko kematian yang tinggi karena salah mengolah ikan fugu, cara tersebut tidak disarankan untuk dicoba di rumah ya, Berrykitcheners. Kamu harus memiliki lisensi untuk mengolah ikan fugu lebih dulu. Dan jika kamu penasaran dengan rasanya, di Jepang ikan ini dibandrol dengan harga sekitar Rp 1.500.00 lho. Berani coba? Pastikan restorannya memiliki koki yang berlisensi ya, Berrykitcheners.

Kata Kunci: Mengolah Ikan Fugu, Si Buntal yang Beracun
Bagikan ke teman Kamu