facebook

Cooking Oil Jahat Atau Baik? (2)

Senin, 21 March 2016 - 10:43:44 WIB
Diposting oleh : Berry
Cooking Oil Jahat Atau Baik? (2)

Berrykitchen.com > Tips > Tips > Cooking Oil Jahat Atau Baik? (2)

Hai Berrykitcheners! Karena respon ask nutritionist mengenai minyak goreng cukup baik, kami memutuskan untuk memposting part 2 dari pertanyaan-partanyaan yang masuk mengenai minyak goreng untuk menambah informasi! Yuk di cek bersama.

Q: Bagaimana ketentuan cara memilih minyak goreng yang baik untuk kesehatan?

A: 1. Pilih Minyak yang jernih, tidak kental, dan tidak mudah beku. Selain jenih, Anda harus memastikan memilih minyak yang tidak terlalu kental dan tidak mudah beku. Karena hal tersebut sangat berisiko bagi kesehatan, misalnya : meningkatkan kolesterol jahat, meningkatkan risiko kanker, dan menimbulkan gatal di tenggorokan.

2. Perhatikan komposisi minyak. Selain memastikan aroma dan warna minyak, Anda juga harus memastikan komposisi minyak. Pastikan membaca daftar komposisinya lebih dahulu sebelum memilih minyak goreng

3. Pilih minyak yang rendah lemak. Minyak mengandung lemak jenuh yang tinggi sehingga mengakibatkan kadar lemak dan kolesterol dalam tubuh meningkat yang membahayakan kesehatan jantung. Untuk mengatasinya, pilih minyak rendah lemak, seperti : minyak jagung, minyak zaitun, dan minyak kanola.

Q: Saya ingin bertanya mengenai minyak goreng apa yang sebaiknya saya gunakan dalam memasak sehari-hari. Saya sering mengalami kebingungan dalam membeli minyak goreng yang aman untuk dikonsumsi, karena semua merek mempromosikan keunggulannya masing-masing dan tentunya juga dengan harga yang masih terjangkau dan mudah didapatkan.  Saya sendiri ada masalah dengan kolesterol, setiap kali check up kesehatan pasti kolesterol saya tinggi di atas angka 200, dan bahkan pernah mencapai angka nyaris 300 sehingga saya agak aware dengan kondisi kesehatan saya.

A: Untuk kondisi  dengan kolesterol, sebaiknya menghindari makanan yang digoreng terutama yang digoreng dengan minyak banyak atau deep fried. Sebaiknya menjalankan terapi diet rendah kolestrol.

1. Hindari lemak hewani seperti susu full cream, butter, lalu ganti dengan susu skim (apabila anda mengkonsumsi susu)

2. Ganti lemak nabati minyak jenuh (minyak kelapa sawit) dengan minyak tak jenuh tunggal atau ganda (seperti minyak jagung, minyak kanola, minyak zaitun) untuk mengolah makanan. Untuk minyak zaitun, anda dapat memilih olive oil yang virgin olive oil untuk memasak dengan suhu rendah seperti menumis atau steam, untuk proses suhu tinggi seperti menggoreng dan memanggang (fry bukan deep fry) anda dapat memilih minyak canola atau minyak jagung, HappyS.Oil atau minyak kedelai sudah tepat untuk anda  dan bisa digunakan untuk memasak (tumis, steam, baking, fry, dressing salad)

3. Makanan sebaiknya direbus, salad, dikukus, ditumis dengan minyak sedikit, pemakaian santan kental juga harus dihindari. Yang perlu dihindari juga adalah makanan yang dimasak dengan deep fry.

4. Menghindari makanan yang kaya dengan kolesterol seperti jerohan, udang, cumi, kuning telur, keju, mentega, krim, susu full cream

Lakukan diet ini dengan teratur, patuh dan disiplin sehingga menjadi gaya hidup anda. Semoga nilai kolesterol Ibu turun dan mendapatkan derajat kesehatan yang optimal

Q: Bukannya setiap minyak goreng pasti membeku kalau disimpan di lemari es?

A: Iya memang minyak goreng pasti membeku karena mengandung lemak jenuh, namun ada yang lebih cepat membeku contohnya minyak goreng kiloan, sedangkan minyak tak jenuh contohnya minyak canola, minyak zaitun, minyak jagung.

Q: Minyak goreng apa yang sehat? Untuk tumisan, Apa beda virgin oil, light virgin oil, extra light virgin oil? Lebih bags yang manakah untuk tumisan? Deep fry? Grapeseed oil, sunflower oil, canola oil? Thanks

A: Olive Oil dibagi menjadi 3 sesuai dengan proses pembuatannya dan kegunaannya :

1. Extra Virgin Olve Oil, berasal dari perasan pertama buah zaitun. Mempunyai aroma yang wangi alami, memiliki nilai gizi yang tinggi, namun titik didihnya sangat rendah dan tidak boleh dipanaskan sehingga cocok untuk salad dressing atau dioles untuk roti

2. Virgin Olive Oil, diperoleh dari hasil pengolahan tahap kedua buah zaitun, memiliki tingkat keasaman yang kurang dari 2%, rasanya bagus dan lebih intens. Minyak ini dapat digunakan untuk pemasakan dengan temperatur ringan dan sedang seperti menumis dan steam atau bisa digunakan juga sebagai salad dressing.

3. Light Virgin Oil, mengandung sejumlah kecil virgin oil. Rasa dari minyak ini ringan dan warnanya pun cerah. Bisa digunakan untuk menggoreng.

Untuk pertanyaan kedua, minyak yang bisa digunakan untuk deep fried adalah minyak kelapa sawit (namun mengandung asam lemak jenuh), minyak kelapa, minyak kanola, minyak kedelai, minyak jagung

Kata Kunci:
Bagikan ke teman Kamu

Gunakan voucher sebelum waktu habis 00 : 00
tutup