facebook

Cooking Oil Jahat Atau Baik? (1)

Jumat, 18 March 2016 - 10:52:25 WIB
Diposting oleh : Berry
Cooking Oil Jahat Atau Baik? (1)

Berrykitchen.com > Tips > Tips > Cooking Oil Jahat Atau Baik? (1)

Halo Berrykitcheners! Seperti biasa, setiap kamis ada ask nutritionist dimana kamu bisa bertanya-tanya kepada ahli nutrisi kami mengenai tema yang berbeda setiap minggunya. Kali ini topik yang dibahas adalah minyak goreng. Menarik? Belum sempat ikutan? Jangan khawatir, kami sudah merangkum segala pertanyaan yang masuk supaya kamu yang belum sempat ikutan bisa baca juga. Yuk disimak!

Q: Tolong infonya untuk minyak goreng yang baik seperti apa sih?

A:Yang patut menjadi pertimbangan kita sebelum membeli minyak goreng adalah memastikan kadar lemak jenuh dan lemak tak jenuh pada kemasannya. Alasannya, meskipun minyak goreng telah dilabeli non-kolesterol dapat dikatakan sehat dikonsumsi, belakangan ini diduga proses menggoreng dapat memicu berbagai jenis penyakit. Apa yang mendasari pernyataan tersebut?

Jawabannya terletak pada proses pemanasan minyak. Satu hal lagi, cara penyimpanan minyak itu sendiri juga sangat berpengaruh. Pada proses pemanasan, minyak goreng yang mengandung asam lemak tak jenuh tadi dapat berubah menjadi lemak jenuh atau lemak jahat yang dapat menghasilkan zat radikal bebas sehingga dapat membahayakan tubuh kita.

Q: Aku mau tanya nih seputar minyak goreng. Kalau misalkan minyak goreng biasa aku ganti dengan virgin olive oil untuk menggoreng makanan, walaupun digoreng, makanannya tetap tergolong healthy food ga ya? Biasanya kan kalo healthy food itu katanya better baked than fried.

A: Untuk proses memasak, gunakan Virgin Olive Oil dengan label "cold pressed" dan gunakan untuk memasak dengan temperatur yang rendah dan sedang seperti menumis, steammer. Virgin olive oil yang ada label "cold pressed" tidak boleh dimasak dengan suhu tinggi karena akan tengik dan bersifat karsinogenik atau dapat memicu terjadinya kanker dikemudian hari

Q: minyak goreng untuk anak usia 1 tahun ke atas baiknya apa? (Biasa untuk menumis saya pakai olive oil atau unsalted butter.)

A: Untuk olive oil, ibu bisa pilih virgin olive oil dengan label cold pressed karena virgin olive oil dapat digunakan untuk memasak, sedangkan extra virgin olive oil tidak bisa digunakan untuk memasak, hanya bisa sebagai dressing atau campuran pada makanan pendamping ASI nya. Ibu juga bisa menggunakan minyak kelapa.

Q: Kalau untuk deep fried bagusnya apa?

A: Untuk memasak deep fried ibu bisa menggunakan minyak kelapa sawit dengan tips menggoreng sebagai berikut :

  • Jangan panaskan minyak goreng dengan suhu terlalu tinggi (hingga mengeluarkan asap)
  • Takaran disesuaikan dengan kebutuhan agar senyawa yang terbentuk dari pemanasan tersebut tidak berlebihan, misalnya untuk menumis takarannya 1 sdm.
  • Sebelum memasukkan bahan yang akan digoreng, pastikan minyak goreng panas terlebih dulu agar proses memasak tidak terlalu lama berada dalam minyak.
  • Simpan minyak goreng pada tempat sejuk dan tidak terkena cahaya agar kandungan pada minyak tidak mengalami perubahan.
  • Gunakan kertas atau tissue untuk meletakkan makanan yang telah digoreng agar kelebihan minyak dapat diserap oleh kertas atau tissue.

Q: bisa berapa kali digunakan minyaknya setelah dipakai sekali?

A: Agar senyawa yang terbentuk akibat pemanasan tidak menjadi banyak dan tidak menempel pada makanan, ada baiknya tidak menggunakan minyak bekas berulang kali. Untuk menggoreng deep fried hanya bisa digunakan dua sampai tiga kali, namun jika untuk menggoreng ikan yang digoreng deep fried hanya bisa digunakan sekali saja.

Q: Lebih baik mana, minyak kelapa atau minyak kelapa sawit?

A: Lebih baik minyak kelapa. Walaupun minyak kelapa termasuk lemak jenuh namun asam lemak jenuh rantai panjangnya lebih sedikit, Minyak kelapa sangat mudah dicerna dan diserap serta cepat dimetabolisme, sehingga tidak berada dalam sirkulasi darah. Keunggulan minyak kelapa adalah dapat meningkatkan HDL, menghasilkan sangat sedikit radikal bebas dibandingkan minyak lainnya, cepat diserap dan dioksidasi serta tidak menyebabkan endapan jaringan lemak pada arteri.

Q: Saya mau tanya soal minyak goreng.  Selama ini saya pakai Olive Oil (for frying and baking) utk menggoreng makanan anak saya.  Pakai minyaknya sedikit sekali.  Apakah ini sudah tepat?  Hanya boleh dipakai sekali saja ya? 

A: Seperti pada labelnya minyak tersebut for frying and baking, minyak tersebut cocok untuk temperatur sedang dan ringan seperti menumis atau dipanggang, namun bukan dipanggang dalam suhu yang tinggi. Ya, sebaiknya pakainya sedikit saja sesuai kebutuhan agar senyawa yang terbentuk dari pemanasan tidak berlebihan. Untuk anak - anak biasanya bisa menggunakan juga butter - unsalt atau minyak kelapa.

Q: Bagaimana mengetahui minyak goreng kita sehat atau tidak?

A: Dapat mengetes minyak goreng dirumah sendiri, caranya simpan minyak tersebut di dalam wadah kemudian simpan di lemari es selama 12 jam, minyak goreng rendah lemak jenuh tidak cepat membeku (membentuk lemak), semakin banyak lemak yang terbentuk berarti minyak tinggi lemak jenuh

Kata Kunci:
Bagikan ke teman Kamu

Gunakan voucher sebelum waktu habis 00 : 00
tutup