facebook

Apakah Slimming Products Baik Untuk Kesehatan?

Senin, 18 January 2016 - 07:29:28 WIB
Diposting oleh : Berry
Apakah Slimming Products Baik Untuk Kesehatan?

Berrykitchen.com > Tips > Tips > Apakah Slimming Products Baik Untuk Kesehatan?

Hallo Berrykitcheners! Kami sudah memilah dan merangkum segala pertanyaan dari Berrykitcheners pada Ask Nutritionist dengan tema "Slimming Products, Does It Really Works?" untuk kamu yang kemarin belum sempat bergabung dan bertanya kepada ahli nutrisi kami. Yuk kita simak bersama!

Q
: Aku
mau nanya dong. Produk apa sih yang bisa bikin kita kurus?

A : Sesuai dengan
kaidah ilmu gizi, sepertinya disini bukan tempat untuk bertanya mengenai
produk, namun sesuai dengan tema mengenai slimming product, apakah obat - obat
diet memang dapat bekerja secara maksimal untuk menurunkan berat badan?

Dewasa ini banyak ilmu diet untuk
menurunkan berat badan yang berkembang di masyarakat, namun sayangnya banyak
orang yang beralasan hal itu ribet untuk diikuti, butuh proses yang lama, dan
menyerah sebelum memulai. Padahal dalam ilmu gizi kita mengenal teori makan
sesuai dengan kebutuhan gizi kita agar tidak terjadi malnutrisi (malnutrisi =
salah gizi, masalah gizi kegemukkan atau gizi buruk). Banyak orang yang memilih
cara yang instant untuk menurunkan berat badan dengan mengkonsumsi produk
pelangsing.

Produk pelangsing
akan efektif apabila tidak memiliki resiko - resiko yang besar untuk
dikonsumsi. Resiko tersebut adalah :

1. Tidak memiliki
nomor BPPOM, artinya tidak terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan.

2. Tidak memiliki
komposisi obat, sehingga kita tidak tahu obat atau produk tersebut dapat
dikonsultasikan oleh dokter tentang keamanannya.

3. Sumber produk yang kita beli adalah
dari sumber terpercaya, dapat dari tempat membelinya dimana atau review teman -
teman yang telah menggunakannya.

Dalam penelitian di bidang gizi
menyimpulkan remaja yang melakukan diet tidak sehat (seperti menekan nafsu
makan, mengganti makanan dengan minuman diet) ternyata akan mengalami kenaikan
berat badan pada lima tahun ke depan. Mengapa hal itu bisa terjadi? karena
tubuh sudah di stimulasi dengan produk pelangsing yang akhirnya mengganggu pola
makan. Selain itu produk pelangsing belum tentu membawa manfaat yang sama jika
di konsumsi dengan orang yang berbeda. Produk pelangsing akan bekerja dengan
baik jika disesuaikan dengan gaya hidup yang sehat.

Jadi, produk
pelangsing hanyalah sebagai
pelengkap di samping usaha utama untuk mengurangi berat badan, yaitu pola makan
sehat dan olahraga teratur.

 

Q: Mau tanya
apakah benar teh hijau bisa meluruhkan lemak? Kalo memang benar, butuh konsumsi
berapa gelas/liter per harinya agar efektif?

A: Teh hijau bermanfaat untuk detoksifikasi yaitu
mengusir racun yang ada di dalam tubuh melalui sistem sekresi dari urine
(diuretic). Sehingga kebanyakan orang yang mengkonsumsi teh hijau lebih sering
buang air kecil. Teh hijau tidak memiliki dampak pada lunturnya lemak di dalam
tubuh . Sebab terjadinya penurunan berat badan bukan karena lemaknya yang
berkurang, melainkan karena banyaknya cairan yang keluar tadi. Teh hijau sering
digunakan sebagai obat pelangsing karena sifatnya bisa menekan nafsu makan
namun hal ini bersifat sementara. Konsumsi teh hijau untuk orang sehat (tidak
sakit, tidak hamil dan menyusui) adalah 1 - 3 cangkir per hari.

Q: ada beberapa superfood yg pernah saya baca seperti almond,
rolled oat, chia seed, pumpkin seed, flax seed. Selain di
atas, apakah ada superfood lainnya? dan bagaimana cara konsumsinya ya? apakah
berbahaya jika mengkonsumsi beberapa secara bersamaan?

A: Sepengetahuan
yang saya ketahui di dalam Ilmu Gizi tidak ada makanan yang dapat melengkapi
seluruh zat gizi yang dibutuhkan tubuh kecuali ASI untuk bayi usia 0 - 6 bulan.
Namun seiring berkembangnya ilmu dalam dunia modern manusia berkembangnya pula
penyakit degeratif yang diduga dari pola makan yang salah, Sehingga banyak
orang yang meneliti sumber bahan makanan untuk menjadi makanan fungsional.
Sehingga makan bukan hanya sebagai asupan ketika lapar namun juga sebagai untuk
mencegah dan mengobati (untuk terapi penyakit).

Dalam referensi yang saya temukan di
american journal clinical nutrition, makanan superfood di claim sebagai obat
penenang, penawar rasa sakit, antitoksin, meskipun penelitian ilmiah gagal
membenarkannya. Artinya, mungkin makanan yang dimaksud dengan superfood seperti
almond, rolled oat, chia seed memang bermanfaat karena memiliki kandungan
nutrisi yang baik bahkan beberapa sebagai antioksidan (kunyit mengandung
antioksidan, referensi saya kunyit termasuk superfood dan saya mengetahuinya
sebagai makanan fungsional) namun itu masih dalam pencegahan (mencegah kanker) bukan
untuk mengobati kanker dan perlu penelitian lebih lanjut untuk mengetahuinya.

Dasarnya makanan - makanan tersebut
memang makanan sehat karena alami dan tidak melalui proses pengolahan yang
dapat mengurangi manfaat dan nilai gizinya (karena pengolahannya bisa dimakan
langsung atau disangrai tanpa minyak).

Jika dilihat,
makanan tersebut aman untuk dapat dimakan sendiri atau dicampur satu sama lain
atau di mix dengan bahan makanan yang lain seperti yoghurt atau buah, silahkan
saja.

Bagaimana? Apakah jawaban dari kami sudah menjawab pertanyaanmu? Ikuti terus ya ask nutritionist setiap kamis. Semoga jawaban dari kami bisa membantu kamu ya :) Have a nice day!

Kata Kunci:
Bagikan ke teman Kamu