facebook

Sejarah Paskah

Selasa, 18 April 2017 - 09:31:16 WIB
Diposting oleh : Berry
Sejarah Paskah

Berrykitchen.com > Tips > Lifestyle > Sejarah Paskah

Hai Berrykitcheners! Bagaimana perayaan Paskahmu tahun ini? Yap. Umat Kristiani biasa merayakan serangkaian hari raya Paskah yang jatuh di hari Minggu dengan diawali oleh Jumat Agung yang ditandai sebagai peritiwa penyaliban Yesus Kristus. Apa itu Paskah dan bagaimana alur sejarah penetapannya? Berikut ulasannya.

 

1. Paskah Perjanjian Lama

xwdq

 

Umat Kristiani mengenal dua kitab yakni Kitab Perjanjian Lama dan Kitab Perjanjian Baru. Dalam Kitab Perjanjian Lama, Paskah merupakan perayaan pembebasan Bangsa Israel dari tanah Mesir. Saat itu, Paskah dirayakan dengan upacara “roti tak beragi” dan “persembahan anak sulung” dengan “ upacara korban domba Paskah”, yang merupakan perintah Tuhan agar dikenang oleh Musa dan bani Israel. Paskah dalam masa Perjanjian Lama tersebut juga merupakan bayangan dari apa yang akan datang, dan kemudian berwujud Kristus. Hingga kini, Gereja di seluruh dunia merayakan Paskah dalam arti yang sesungguhnya yakni, Kristus Anak Domba Paskah.

 

2. Paskah Perjanjian Baru

kjn

 

Sejalan dengan Perjanjian Lama, Kitab Perjanjian Baru pun seakan menggenapi ayat dan sejarah yang tertulis dalam kitab. Dalam Perjanjian Baru, umat Kristiani meyakini Paskah sebagai bukti kasih, anugrah, dan kuasa Allah yang membebaskan dan memberikan kebangkitan kekal melalui kebangkitan Kritus pada hari ketiga setelah Ia disalibkan, yang jatuh pada hari Minggu. Bagaimana persitiwa ini dapat berkaitan dengan Perjanjian Lama? Sebelum peristiwa penyaliban-Nya, Yesus melakukan perjamuan malam terakhir bersama murid-Nya menggunakan roti tak beragi. Peristiwa tersebut kemudian dijadikan sebagai salah satu dari serangkaian upacara peringatan Jumat Agung. Perjamuan malam terakhir tersebut itu pula yang mengawali penyiapan penebusan Yesus menjadi “Domba Paskah” yang disalibkan dan bangkit pada hari ketiga yang dikenang sebagai Paskah oleh umat Kristiani.

 

3. Penetapan Tanggal Paskah

deww

 

Berbeda dengan Natal, Paskah tidak memiliki tanggal dan bulan perayaan yang tetap setiap tahunnya. Lalu bagaimana perayaan Paskah ditetapkan? Setelah melalui sejarah dan perdebatan yang panjang, pada tahun 325 dalam persidangan Gereja di Nicea, ditetapkan dengan resmi sebuah patokan bersama untuk menetapkan tanggal diperingatinya Paskah. Paskah dirayakan pada hari Minggu sesudah bulan pertama yang jatuh pada tanggal 21 Maret atau sesudahnya, yaitu tanggal permulaan musim semi. Bila bulan purnama jatuh pada hari Minggu, Paskah dirayakan pada hari Minggu berikutnya. Keputusan tersebut senantiasa dipegang oleh seluruh Gereja di dunia hingga saat ini. Dengan patokan tersebut, setiap tahun Paskah jatuh di antara tanggal 22 Maret – 27 April.

 

Senantiasa diperingati sebagai hari kebangkitan Yesus Kristus, Paskah tentu memiliki makna tersendiri bagi kamu yang merayakannya. Tidak hanya dirayakan, Paskah pun menjadi bentuk renungan penuh syukur dan kasih religi umat Kristiani. Selamat Paskah, Berrykitcheners!

Kata Kunci: Sejarah Paskah
Bagikan ke teman Kamu

Gunakan voucher sebelum waktu habis 00 : 00
tutup