facebook

Manfaat Kesehatan untuk Vegetarian

Kamis, 27 September 2018 - 02:09:51 WIB
Diposting oleh : Berry
Manfaat Kesehatan untuk Vegetarian

Berrykitchen.com > Tips > Lifestyle > Manfaat Kesehatan untuk Vegetarian

Daging dan olahan hewani lainnya memang enak, ya, Berrykitcheners? Tapi, kalau kamu merasa kesehatanmu menurun, bisa jadi penyebabnya adalah daging-dagingan yang sering kamu konsumsi. Coba tingkatkan konsumsi sayur, buah, dan makanan nabati lainnya dan kurangi makanan hewani. Atau, pernah berpikir untuk beralih menjadi vegetarian?

 

Menjadi vegetarian memberikanmu beberapa kebaikan. Ada beberapa manfaat kesehatan yang bisa kamu rasakan setelah beralih menjadi pemakan makanan nabati, di antaranya:

 

Menurunkan risiko penyakit jantung

Menurut Harvard Health Publications, vegetarian cenderung memiliki tekanan darah dan kadar kolesterol jahat lebih rendah dibanding pemakan daging. Sebuah studi yang dimuat di jurnal Critical Reviews in Food Science and Nutrition tahun 2016 pun mengonfirmasi bahwa diet vegetarian membantu melindungi kita dari risiko mengalami dan meninggal akibat serangan jantung.

 

Penyebabnya, makanan berbahan tumbuhan biasanya lebih rendah kolesterol, lemak jenuh, dan total lemak serta lebih banyak mengandung serat dan antioksidan.

 

Menurunkan risiko kanker

Studi pada tahun 2016 di jurnal Critical Reviews in Food Science and Nutrition menyebutkan bahwa diet vegetarian menurunkan risiko kanker hingga 8%. Angka tersebut lebih besar pada vegan yang tidak mengonsumsi produk hewani sama sekali, yakni 15%.

 

Sayur dan buah diduga mampu menurunkan risiko kanker berkat kandungan serat, antioksidan, dan fitokimianya. Sebaliknya, daging merah dan daging olahan memiliki kaitan dengan tingginya risiko terhadap beberapa macam kanker.

 

Jenis kanker yang dapat dikurangi risikonya dengan diet vegetarian di antaranya kanker usus besar, payudara, prostat, lambung, paru-paru, dan kerongkongan.

 

Menurunkan risiko diabetes

Physician's Committee for Responsible Medicine menyebutkan bahwa daging dan diet tinggi lemak bisa menyebabkan tubuh lebih tahan terhadap insulin. Sebaliknya, makanan dengan lemak yang lebih rendah dan berbahan tumbuhan dapat memperbaiki sensitivitas insulin. Karena itu, vegetarian memiliki risiko diabetes lebih rendah ketimbang pemakan daging.

 

Tidak hanya berfungsi ‘mencegah’ diabetes, diet vegetarian juga dapat mengontrol gula darah secara jauh lebih baik pada penderita diabetes tipe 2.

 

Penelitian di jurnal Cardiovascular Diagnosis and Therapy tahun 2014 ini dikuatkan dengan pernyataan Mayo Clinic. Disebutkan, serat yang banyak terkandung di makanan nabati membantu mengontrol gula darah dengan memperlambat penyerapan gula dalam tubuh.

 

Menurunkan berat badan

Studi yang dijalankan pada 1986-1992 oleh Dean Ornish, MD, presiden dan direktur Preventive Medicine Research Institute, menyebutkan bahwa orang gemuk yang mengikuti diet vegetarian rendah lemak sukses menurunkan berat badan rata-rata 11 kg di tahun pertama. Merekapun berhasil mempertahankan berat badan hingga lima tahun berikutnya.

 

Asyiknya menurunkan badan dengan beralih menjadi vegetarian adalah tidak perlu repot menghitung kalori atau mengukur porsi setiap akan makan. Kita juga tidak perlu menahan lapar.

 

Academy of Nutrition and Dietetics Reports menyebutkan bahwa diet tanpa daging dapat menurunkan risiko obesitas. Hal ini dijelaskan oleh studi tahun 2014 di jurnal Roczniki Panstwowego Zakladu Higieny. Kalau kamu terbiasa makan daging tinggi lemak dan harus stop makan daging saat menjadi vegetarian, kamu menurunkan jumlah kalori dan lemak jenuh yang kamu konsumsi.

 

Menjalani diet vegetarian adalah salah satu cara paling efektif menurunkan indeks massa tubuh (BMI). Bahkan, orang yang menjalani diet vegan cenderung memiliki BMI paling rendah karena tidak makan olahan hewani sama sekali.

 

Manfaat kesehatan lainnya

Selain manfaat di atas, vegetarian juga bisa menikmati beberapa kebaikan lain di bidang kesehatan. Beberapa di antaranya adalah menurunnya risiko penyakit Alzheimer, osteoporosis, konstipasi, wasir, dan diverticulitis (semacam radang usus).

 

Konon, menjadi vegetarian juga dapat memperpanjang harapan hidup. Sebab, makanan hewani bisa menyumbat arteri, menguras energi, serta memperlambat sistem kekebalan tubuh. Pengonsumsi dagingpun cenderung mengalami disfungsi kognitif dan seksual lebih dini.

 

Itu baru manfaat dari segi kesehatan, lho, Berrykitcheners. Kita belum membicarakan faedah vegetarianisme dari sisi perlakuan terhadap hewan, lingkungan, kontribusi terhadap stok pangan, serta biaya. Bagaimana, tertarik beralih menjadi vegetarian?

 

Foto: https://www.hcgwarrior.com

 

Kata Kunci: Manfaat Kesehatan untuk Vegetarian
Bagikan ke teman Kamu

Gunakan voucher sebelum waktu habis 00 : 00
tutup