facebook

Makna Ketupat Lebaran

Jumat, 16 June 2017 - 14:33:21 WIB
Diposting oleh : Berry
Makna Ketupat Lebaran

Berrykitchen.com > Tips > Lifestyle > Makna Ketupat Lebaran

Hai Berrykitcheners! Jelang Idul Fitri, apa kabar puasamu? Bicara tentang Idul Fitri, apa sih yang langsung terbayang di benakmu? Ya, ketupat salah satunya! Nggak cuma Indonesia, ketupat juga dijadikan kuliner khas Lebaran di beberapa negara kawasan Asia Tenggara. Bagaimana ketupat bisa menjadi kuliner khas Lebaran di Nusantara? Apa makna dan filosofi yang tersirat dibaliknya? Berikut ulasannya!

 

1. Sejarah ketupat

saxsa

 

Ketupat pertama kali dikenalkan oleh Sunan Kalijaga pada masyarakat Jawa. Di masa itu, Sunan Kalijaga membudayakan dua bakda. Bakda Lebaran dan Bakda Kupat. Kata bakda sendiri berasal dari bahasa Arab ba’da yang berarti “setelah”. Bakda kemudian merujuk pada hari raya setelah sebulan penuh berpuasa, dan mengalami perluasan makna menjadi hari raya. Bakda kupat dimulai seminggu setelah Lebaran. Saat itu, masyarakat akan membuat anyaman ketupat dari daun kelapa. Usai dianyam, ketupat kemudian diisi dengan beras lalu dimasak. Ketupat tersebut lalu diantarkan kepada kerabat yang lebih tua untuk melambangkan kebersamaan.

 

2. Makna kata ketupat

xasxa

 

Dalam bahasa Jawa, ketupat merupakan kependekan dari ngaku lepat dan laku papat. Ngaku lepat berarti mengakui kesalahan. Dalam tradisi ini, masyrakat Jawa akan melakukan prosesi sungkeman, bersimpuh di hadapan orang tua dan memohon ampun. Tradisi ini mengajarkan arti penting menghormati orang tua, bersikap rendah hati, dan memohon ampun khususnya pada orang tua.

 

Sementara laku papat sendiri ialah empat tindakan dalam lebaran. Lebaran, luberan, leburan, dan laburan. Berasal dari kata lebar yang artinya pintu ampunan terbuka lebar, Lebaran juga menandakan berakhirnya waktu puasa. Luberan diserap dari kata meluber atau melimpah. Selain sebagai simbol ajaran bersedekah atau yang dikenal dengan zakat fitrah, tradisi ini juga menjadi wujud kepedulian terhadap sesama. Leburan berasal dari kata melebur yang bermakna dosa dan kesalahan akan melebur karena Lebaran merupakan momen untuk saling memaafkan satu sama lain. Sementara laburan berasal dari kata labur atau kapur. Seperti kapur yang digunakan untuk penjernih air atau pemutih dinding, manusia diharapkan selalu menjaga kesucian lahir dan batin satu sama lain.

 

3. Filosofi ketupat

frefw

 

Rumitnya bungkusan ketupat mencerminkan beragam kesalahan manusia. Ketika dibuka, maka kamu akan menemukan nasi putih di dalamya, yang bermakna kebersihan dan kesucian hati setelah memohon ampunan dari semua kesalahan. Bentuk ketupat yang sempurna dihubungkan dengan kemenangan umat Islam setelah sebulan berpuasa dan mengakhirinya dengan kemenangan di hari Idul Fitri. Melihat ketupat yang biasanya disajikan bersama lauk santan pun, pantun “Kupa Santen” asal Jawa pun tercetus. Kupa santen merupakan kependekan dari Kulo Lepat Nyuwun Ngapunten yang bermakna saya salah mohon maaf. 

 

Walau bisa dinikmati kapan saja, setuju nggak sih kalau ketupat akan terasa lebih “afdol” dinikmat saat Lebaran? Yap, selain menyebarkan agama Islam, Sunan Kalijaga juga berhasil menanamkan tradisi ketupat yang diwariskan hingga masa kini. Tidak hanya sekadar menikmati ketupat, Lebaran baiknya dimaknai sebagai hari kemenangan dimana kita kembali suci dengan bermaafan antar sesama. Taqobbalallahu minna wa minkum, segenap keluarga Berrykitchen mengucapkan selamat Lebaran, mohon maaf lahir dan batin.

Kata Kunci: Makna Ketupat Lebaran
Bagikan ke teman Kamu

Gunakan voucher sebelum waktu habis 00 : 00
tutup