facebook

Makanan untuk Penderita Diabetes

Rabu, 07 November 2018 - 23:15:24 WIB
Diposting oleh : Berry
Makanan untuk Penderita Diabetes

Berrykitchen.com > Tips > Lifestyle > Makanan untuk Penderita Diabetes

Penderita diabetes memang harus memerhatikan apa yang ia konsumsi. Bukan hanya harus membatasi konsumsi karbohidrat dan makanan manis, tapi juga menjaga asupan lemak dan kalori. Sebab, konsumsi kalori dan lemak berlebihan dapat menyebabkan kenaikan glukosa dalam darah yang bisa mengakibatkan hiperglikemia dan komplikasi jangka panjang seperti kerusakan saraf, ginjal, dan jantung.

 

Berikut jenis makanan yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi oleh penderita diabetes berdasarkan kelompok makanannya:

 

Karbohidrat

Karbohidrat dipecah menjadi glukosa lebih cepat daripada jenis makanan lain. Hal ini menyebabkan meningkatnya gula darah dan berpotensi menyebabkan hiperglikemia. Meski demikian, tidak semua karbohidrat ‘terlarang’ bagi penderita diabetes, lho.

 

Makanan yang disarankan

American Diabetes Association (ADA) merekomendasikan biji-bijian utuh (whole grain) yang tinggi serat. Serat baik untuk kesehatan pencernaan, memperlambat kenaikan gula darah, dan membuat kenyang lebih lama sehingga mencegah kamu mengonsumsi camilan yang tidak sehat.

 

Selain itu, biji-bijian utuh juga mengandung vitamin, mineral, dan senyawa nabati yang baik untuk siapapun, tidak hanya untuk penderita diabetes. Bagaimanapun juga, biji-bijian mengandung karbohidrat, jadi tetap hitung kandungannya dan kontrol konsumsinya, ya.

 

Contoh sumber karbohidrat yang baik dikonsumsi adalah beras merah, cokelat, atau hitam, quinoa, serta roti, sereal, atau pasta yang terbuat dari biji-bijian utuh.

 

Makanan yang harus dihindari

Nasi putih dan roti putih memang lebih populer dibanding nasi merah dan roti gandum. Namun, makanan yang tinggi gula tersebut sebaiknya dihindari untuk mencegah kenaikan gula darah secara cepat. Selain itu, makanan yang terlalu banyak diproses juga tidak mengandung vitamin, mineral, serat, dan manfaat kesehatan lainnya sebanyak yang terdapat dalam biji-bijian utuh.

 

Contoh sumber karbohidrat yang patut dijauhi penderita diabetes adalah roti dan pasta yang terbuat dari tepung putih, nasi putih, pastry atau kue, serta sereal sarapan yang mengandung gula.

 

Protein

Mengonsumsi makanan tinggi protein bisa membuatmu kenyang lebih lama dan membantu menurunkan berat badan. Resistansi insulin yang menjadi tanda diabetespun bisa berkurang.

 

Makanan yang disarankan

Ikan bisa jadi alternatif daging tinggi lemak. Ikan laut dan tawar umumnya memiliki total lemak, lemak jenuh, dan kolesterol lebih rendah daripada daging merah dan ayam. Beberapa jenis ikan juga mengandung banyak asam lemak omega-3 yang bagus untuk kesehatan jantung karena menurunkan lemak darah yang disebut trigliserida. Konsumsilah minimal dua kali seminggu.

 

Jenis sumber protein yang baik untuk penderita diabetes di antaranya ikan cod, tuna, halibut, salmon, mackerel, sarden, dan bluefish, daging ayam dan kalkun tanpa kulit, buncis-buncisan (kacang hijau, kacang kedelai, kacang merah, kacang hitam, kacang tolo, dan lain-lain), yoghurt tawar tanpa lemak, kacang-kacangan mentah (dalam jumlah terbatas), putih telur, dan tahu.

 

Makanan yang harus dihindari

Ikan memang menyehatkan, namun jika digoreng atau jenis ikan yang digunakan banyak mengandung merkuri seperti tilefish, ikan todak, dan king mackerel, maka konsumsinya menjadi tidak baik untuk kesehatan.

 

Selain itu, macam-macam sumber protein yang sebaiknya dihindari oleh penderita diabetes adalah daging merah olahan seperti deli meat (smoked beef, smoked turkey, salami, ham, roast beef), hot dog, sosis, pepperoni, abon, bacon, kacang-kacangan yang diberi garam atau gula, serta protein shake manis.

 

Olahan Susu

Olahan susu seperti susu, yoghurt, mentega, dan keju bisa dikonsumsi oleh penderita diabetes asalkan kamu memerhatikan kandungan lemaknya. Sebab, kegemukan dapat menurunkan sensitivitas insulin, sehingga orang yang mengalami prediabetes bisa menjadi diabetes. Obesitas juga meningkatkan risiko komplikasi kalau kamu menderita diabetes tipe 2.

 

Makanan yang disarankan

Sebisa mungkin pilih olahan susu bebas lemak untuk menjaga asupan kalori dan menghindari konsumsi lemak jenuh. Contoh: susu skim, Greek yogurt tawar dan kefir tanpa lemak, serta keju rendah lemak dan garam.

 

Makanan yang harus dihindari

Susu full-fat atau reduced-fat (terutama yang diberi perasa), keju, yoghurt, dan kefir full-fat.

 

Sayuran

Sayuran adalah kelompok makanan yang baik dikonsumsi penderita diabetes, bahkan sayuran beku dan kalengan sekalipun. Namun, sebelum mengonsumsi sayuran kalengan, sebaiknya kamu membuang air dan membilasnya dulu untuk membuang garamnya.

 

Beberapa sayuran mengandung pati, jadi kamu perlu memperhitungkannya dalam kalkulator karbohidratmu. Kalau kamu sedang ingin mashed potato, kamu bisa menggantinya dengan kembang kol lumat.

 

Sayuran yang disarankan (tidak mengandung pati)

Sayuran berdaun hijau (misalnya bayam), brokoli dan kembang kol, mentimun, asparagus, bawang, bengkuang, paprika.

 

Sayuran yang bisa dinikmati terbatas (mengandung pati):

Jagung, kentang, ubi, talas, polong-polongan, bit.

 

Buah

Penderita diabetes yang menyukai makanan manis bisa mengalihkan mengidam kue ke buah. Namun, kamu tetap harus memperhitungkan karbohidratnya. Selain itu, konsumsilah buah segar dan hindari buah olahan atau kalengan.

 

Buah yang disarankan

Berry (misalnya stroberi, rasberi, bluberi, dan lain-lain), apel, peach, aprikot, dan pir dengan kulitnya, ceri, jeruk, kiwi, pisang, anggur, dan melon.

 

Buah yang harus dihindari

Buah kering, jus kemasan, buah kalengan yang diberi sirop

 

Lemak

Seperti protein, lemak tidak secara langsung memengaruhi gula darah, tapi perlu dikonsumsi terbatas untuk menjaga asupan kalori dan berat badan. Mengonsumsi jenis lemak yang tepat dapat mencegah mengidam yang tidak sehat sehingga kamu dapat mengontrol gula darah dengan lebih baik.

 

Makanan yang disarankan dikonsumsi terbatas

Konsumsilah makanan yang mengandung lemak baik yakni lemak tidak jenuh tunggal dan ganda untuk menurunkan kadar kolesterol. Contoh: avokad, kacang-kacangan (almond, kacang pecan, walnut, pistachio) dan selainya, edamame, biji-bijian (flaxseed dan chia seed), serta minyak nabati sehat (kacang tanah, zaitun, kedelai, jagung, bunga matahari, canola).

 

Makanan yang harus dihindari

Hindari makanan yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans. Konsumsi tak lebih dari 200 miligram kolesterol dalam sehari. Contoh: camilan yang banyak diproses (keripik), kue dan roti, lemak, serta margarin yang mengandung kata ‘terhidrogenasi’ atau ‘hidrogenated’ di labelnya, makanan cepat saji, olahan susu dan protein hewani tinggi lemak, kuning telur, minyak kelapa dan kelapa sawit, serta organ tubuh hewan.

 

Ternyata pilihan makanan untuk penderita diabetes tetap bervariasi, ya? Kuncinya, makanlah dengan teratur, hitung konsumsi karbohidrat, dan pilih bahan makanan yang sehat dan bervariasi.

 

Foto: TheHealthSite.com

 

Kata Kunci: Makanan untuk Penderita Diabetes
Bagikan ke teman Kamu

Gunakan voucher sebelum waktu habis 00 : 00
tutup