facebook

Ini Bahayanya Diabetes

Kamis, 08 November 2018 - 09:27:26 WIB
Diposting oleh : Berry
Ini Bahayanya Diabetes

Berrykitchen.com > Tips > Lifestyle > Ini Bahayanya Diabetes

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), prevalensi diabetes terus naik selama tiga dasawarsa terakhir, mengikuti meningkatnya prevalensi obesitas dan kegemukan. Prevalensi diabetes paling cepat naik di negara-negara dengan penduduk berpendapatan rendah dan sedang. Sebab, akses ke obat-obatan dan teknologi terbatas.

 

Dalam setahun, diabetes menyebabkan kematian lebih banyak dibandingkan kanker payudara dan AIDS yang digabungkan. Penelitianpun menyebutkan bahwa diabetes mengurangi harapan hidup hingga 5-10 tahun. Seram, ya?

 

Sayang, diabetes tipe 2 seringkali tidak terdiagnosis karena biasanya hampir tidak ada gejala di awal kemunculannya. Karena itu, kita perlu memahami lebih dalam tentang diabetes.

 

Orang yang Berisiko Diabetes

  • Orang yang mewarisi sindrom genetik seperti sindrom Down, myotonic syndrome, dan sindrom Turner
  • Orang yang memiliki bentuk tubuh ‘apel’ lebih berisiko diabetes dibanding bentuk tubuh ‘pir’
  • Menurut peneliti, setiap dua jam yang dihabiskan untuk menonton televisi, risiko diabetes naik 14%
  • Hampir 90% penderita diabetes tipe 2 obesitas. Sebab, semakin banyak lemak yang dimiliki, semakin banyak insulin yang dibutuhkan.
  • Merokok dapat meningkatkan risiko diabetes dengan mempersempit pembuluh darah, meningkatkan tekanan darah, dan merangsang pelepasan hormon katekolamin yang mendorong resistansi insulin.
  • Penyakit seperti cystic fibrosis, pankreatitis, hemokromatosis, and sindrom Cushing dapat menyebabkan kerusakan sel beta pankreas yang bisa memicu diabetes

 

Kondisi Kesehatan Terkait Diabetes

Diabetes jenis manapun bisa menyebabkan komplikasi di banyak bagian tubuh serta meningkatkan risiko meninggal di usia muda secara keseluruhan. Beberapa kondisi kesehatan yang meningkat risikonya karena diabetes adalah:

  • Penyakit jantung dan stroke. Risiko penyakit kardiovaskular naik seiring meningkatnya kadar gula darah. Sebab, diabetes mempercepat penyumbatan dan pengerasan arteri. Diabetes membuat risiko terkena serangan jantung naik hampir dua kali lipat. Penderita diabetes lebih berisiko meninggal karena serangan jantung dibanding mereka yang tidak menderita diabetes.
  • Kebutaan dan katarak. Diabetes adalah penyebab utama hilangnya penglihatan pada individu usia 20-74 tahun di Amerika Serikat.
  • Kerusakan saraf. Sekitar 60-70% penderita diabetes mengalami kerusakan sistem saraf sedang hingga parah
  • Gagal ginjal. Diabetes adalah penyebab utamanya.
  • Amputasi, terutama di anggota tubuh bawah, akibat luka di kaki yang terkena infeksi dan tak bisa disembuhkan
  • Flu dan pneumonia. Penderita diabetes rentan terkena penyakit ini dan berisiko enam kali lebih tinggi dirawat di rumah sakit karena masalah tersebut dibanding mereka yang tidak menderita diabetes.
  • Gingivitis yang bisa menyebabkan rapuhnya tulang dan gigi. Penderita diabetes berisiko lebih tinggi dibanding bukan penderita.
  • Alzheimer dan dementia
  • Carpal tunnel syndrome dan tarsal tunnel syndrome
  • Disfungsi ereksi.
  • Infeksi vagina karena kadar glukosa tinggi. Diabetes juga memengaruhi kadar estrogen, siklus menstruasi dan ovulasi, serta hasrat seksual wanita.

 

Mengatasi Diabetes

Meski berbahaya, diabetes tipe 2 bisa diatasi dengan beberapa intervensi untuk menurunkan risiko komplikasi diabetes, yakni:

  • Kombinasi diet, aktivitas fisik, dan obat-obatan jika diperlukan
  • Kontrol tekanan darah dan lipid untuk mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dan komplikasi lain
  • Pemeriksaan teratur terhadap kerusakan di mata, ginjal, dan kaki untuk deteksi dini

 

Konsumsilah kurang dari 2.300 mg sodium per hari. Selain itu, penuhi setengah piringmu dengan sayuran yang tidak mengandung pati seperti sayuran berdaun hijau, brokoli dan kembang kol, mentimun, asparagus, bawang, bengkuang, dan paprika.

 

Sisanya bisa kamu isi dengan padi-padian utuh (misalnya nasi merah), kacang-kacangan dan biji-bijian, protein rendah lemak, olahan susu bebas atau rendah lemak, sedikit buah segar, dan sumber lemak sehat.

 

Menurunkan hanya 7% dari berat badanmupun bisa menunjukkan manfaat kesehatan yang signifikan, lo. Jadi, kalau berat badanmu 90 kilogram, kamu bisa mulai menurunkan 6 kilogram dulu. Semangat hidup sehat!

 

Foto: https://static1.squarespace.com

 

Kata Kunci: Ini Bahayanya Diabetes
Bagikan ke teman Kamu

Gunakan voucher sebelum waktu habis 00 : 00
tutup