facebook

Gebrakan Stan Lee di Dunia Komik

Kamis, 15 November 2018 - 13:36:56 WIB
Diposting oleh : Berry
Gebrakan Stan Lee di Dunia Komik

Berrykitchen.com > Tips > Lifestyle > Gebrakan Stan Lee di Dunia Komik

Sebagai penulis, editor, dan penerbit Marvel Comics, Stan Lee memiliki pengaruh penting bagi dunia komik, khususnya komik pahlawan super. Bekerjasama dengan para seniman dan rekan kerjanya seperti Jack Kirby, Steve Ditko, Larry Lieber, dan Martin Goodman, Lee berhasil memelopori beberapa perubahan besar di dunia komik.

 

Ini beberapa gebrakan Stan Lee di dunia komik yang dapat kita rasakan hingga sekarang:

 

Marvel Method

Sekitar tahun 1960-an, Lee mulai disibukkan dengan berbagai pekerjaan. Untuk memastikan semuanya dapat diselesaikan sebelum tenggat waktu, ia menggunakan sistem yang sebenarnya sudah digunakan oleh studio-studio buku komik. Namun, karena kesuksesan Lee, sistem tersebut dikenal dengan sebutan ‘Marvel Method’.

 

Sebelum menerbitkan komik edisi baru, Lee melakukan brainstorm dengan artist-nya dengan memberikan sinopsis singkat, bukan skrip lengkap seperti yang biasa dilakukan penulis.

 

Si artist lalu akan menggambar panel demi panel cerita menggunakan pensil sesuai jumlah halaman yang sudah ditentukan. Setelah itu, Lee menulis balon-balon kata dan caption serta mengawasi penggunaan huruf dan pewarnaan. Marvel Method menekankan pada kolaborasi, berbeda dengan sistem sebelumnya di mana penulis dan artist menyelesaikan pekerjaannya sendiri-sendiri.

 

Mendekatkan Hubungan antara Pembuat Komik dan Pembaca

Lee memelopori pencantuman panel kredit di halaman depan setiap cerita. Bukan cuma penulis dan penciller (orang yang menggambar draft dengan pensil) yang disebut, tapi juga inker (orang yang menebalkan gambar dengan tinta) dan letterer (orang yang menuliskan kata-kata di komik).

 

Lee juga berinteraksi dengan pembaca lewat halaman ‘Bullpen Bits’ yang ditulis dengan gaya akrab. Pembaca diajak untuk mengirimkan tulisan. Kesuksesan metode ini dapat terlihat dari surat-surat penggemar yang masuk menggunakan sapaan nama depan seperti ‘Kepada Stan dan Jack’, bukan ‘Kepada editor’.

 

Shared Universe

Penggemar Marvel tentu tahu bahwa karakter-karakter Marvel memiliki kaitan satu sama lain karena mereka berada di semesta yang sama (shared universe). Lee disebut-sebut sebagai orang yang memopulerkan kontinuitas alur cerita seperti ini.

 

Shared universe dibuat salah satunya karena tidak tahu cara mengakhiri cerita, sehingga diputuskan untuk melanjutkannya di edisi lain. Ternyata cara ini sukses. Lee lalu membuat karakter dari satu buku komik muncul di judul lain dan bergabung dengan karakter utamanya. Meski cara ini sudah pernah digunakan sebelumnya, tingkat kerumitannya tidak seperti ini.

 

Mengubah Karakter Superhero

Tahukah kamu bahwa Fantastic Four adalah ‘balasan’ dari Justice League yang dibuat pesaingnya, DC Comics?

 

Di akhir 1950-an, editor DC Comics Julius Schwartz meremajakan genre pahlawan super. Versi terbaru The Flash dan Justice League yang ia ciptakan sukses di pasaran. Melihat hal ini, Martin Goodman sebagai pemimpin Timely Comics meminta Lee untuk membuat tim superhero seperti Justice League.

 

Lee yang ingin resign berencana membuat Fantastic Four sebagai komik terakhirnya. Ia dengan sengaja ‘memberontak’ dengan membuat sesuatu yang berbeda, bukan petualangan slapstick seperti yang diharapkan para atasannya. Ia membuat karakter-karakter yang memiliki sifat manusiawi, bukan sempurna dan ideal khas pahlawan super.

 

Tokoh yang dibuat Lee bisa marah, sedih, bosan, sakit, dan merasa sombong. Ada yang hidup susah, cekcok, senang minum kopi, atau melakukan apapun untuk menyenangkan kekasihnya. Genre superhero jadi tidak hanya disenangi para ABG, tapi juga orang dewasa. Selain itu, Fantastic Four disebut-sebut sebagai komik superhero paling berpengaruh sepanjang masa.

 

Merevolusi Aturan tentang Narkoba di Komik

Departemen Kesehatan, Pendidikan, dan Kesejahteraan Amerika Serikat pernah meminta Lee menulis cerita komik tentang bahaya narkoba. Lee menggagas alur cerita di Amazing Spider-Man pada 1971 tentang teman Peter Parker, Harry Osborne, yang hampir meninggal karena overdosis narkoba.

 

Awalnya, Comics Code Authority (semacam badan kode etik komik) menolak memberikan cap persetujuan karena aturan saat itu melarang penggambaran penggunaan obat terlarang. Namun, dengan dukungan Goodman, komik tersebut tetap terbit meski tanpa cap.

 

Melihat bagusnya penjualan cerita tadi, CCA mengubah aturannya. Penggambaran penggunaan narkoba secara negatif diperbolehkan.

 

Penghargaan

Atas kesuksesannya di dunia komik, Stan Lee dianugerahi beberapa penghargaan sebagai berikut:

  • Will Eisner Award Hall of Fame di tahun 1994
  • Jack Kirby Hall of Fame di tahun 1995
  • Penerima Hollywood Walk of Fame ke 2.428
  • Satu-satunya penulis komik yang menerima American National Medal of the Arts pada 2008

 

Foto: sea.ign.com

 

Kata Kunci: Gebrakan Stan Lee di Dunia Komik
Bagikan ke teman Kamu

Gunakan voucher sebelum waktu habis 00 : 00
tutup