facebook

Fakta Unik Pilkada

Rabu, 18 January 2017 - 17:19:35 WIB
Diposting oleh : Berry
Fakta Unik Pilkada

Berrykitchen.com > Tips > Lifestyle > Fakta Unik Pilkada

Hai Berrykitcheners! Sebagai negara penganut paham demokrasi, Indonesia senantiasa mengadakan pemilihan umum untuk memilih wakil rakyatnya, tak terkecuali pemilihan gubernur. Salah satu yang sedang hangat dibicarakan saat ini ialah pilkada DKI Jakarta. Setuju nggak sih? Debat pilkada DKI Jakarta putaran pertama yang diadakan 13 Januari 2017 lalu telah berhasil menyedot banyak perhatian khususnya dari warga DKI sendiri. Namun ada beberapa fakta unik di balik pilkada DKI 2017 yang wajib kamu tahu lho. Penasaran? Berikut ulasannya!

 

1. Tidak ada cagub kelahiran Jakarta

edw

 

Kini sudah bukan barang asing lagi bila Jakarta merupakan kota tujuan imigran dalam beradu nasib. Tidak hanya penduduk asli Jakarta, penduduk dari berbagai daerah lain yang berdomisili di Jakarta pun ingin ibu kota menjadi lebih baik. Dengan tingkat sosial ekonomi serta pendidikan yang baik, warga Jakarta kini lebih mengedepankan kinerja seorang pemimpin dari pada asal-usulnya. Basuki Tjahaja Purnama lahir di Manggar, Belitung Timur pada 29 Juni 1966. Anies Baswedan sendiri lahir di Kuningan, Jawa Barat pada 7 Mei 1969. Sementara Agus Harimurti Yudhoyono lahir di Bandung, Jawa Barat 10 Agustus 1978.

 

2. Pendidikan minimal S2

iuhiu

 

Selain kinerja dan pengalaman, pendidikan tinggi juga dibutuhkan untuk memimpin kota yang sangat kompleks seperti Jakarta. Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok merupakan insinyur lulusan teknik Geologi, Fakultas Teknik Universitas Trisakti tahun 1990. Ahok lalu melanjutkan pendidikan Master Manajemen di Sekolah Tinggi Manajemen Prasetya Mulya tahun 1994.

 

rfw

 

 Agus Trimurti Yudhoyono lahir dari latar belakang keluarga militer. Lulus akademi militer tahun 2000, Agus melanjutkan studi Master Strategic Studies di Institute of Defence and Strategid Studies Nanyang Technological University (NTU), Singapura tahun 2006. Ia pun juga sempat mengambil pendidikan militer di Amerika Serikat dan mendapat gelar Master of Public Administration di John Kennedy School of Government tahun 2010.

 

ferfw

 

Sementara Anies Baswedan sendiri lulus dari Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada tahun 1995. Anie pun melanjutkan studi master di bidang keamanan internasional dan kebijakan ekonomi di School of Public Affair, University of Maryland, College Park tahun 1997. Dua tahun kemudian, ia pun mendapat gelar Doktoral di bidang ilmu politik di Northern Illinois University tahun 1999.

 

3. Tidak ada cagub kader partai

bjdr

 

Pengalaman, kinerja dan sepak terjang para calon gubernur membuat warga Jakarta tidak lagi melihat partai sebagai persoalan. Publik yang apatis terhadap partai lebih mengedepankan seorang pemimpin dalam bentuk seorang figur dari pada sosok pemimpin dalam bentuk kader partai. Yap. Ketiga calon gubernur DKI Jakarta kali ini tidak ada yang menjadi kader partai politik! Namun, bukan berarti tiga calon ini tidak memiliki partai pendukungnya lho, Berrykitcheners. Anies Baswedan didukung oleh partai Gerindra, sementara Agus Harimurti Yudhoyono didukung oleh partai Demokrat, dan Basuki Tjahaja Purnama didukung oleh partai PDIP Perjuangan.

 

Terkenal sebagai pusat pemerintahan, tak ayal banyak mata menyoroti pilkada DKI Jakarta dan segala prosesnya. Serangkaian proses pun masih dilakuan dalam rangka memilih orang nomor satu di Jakarta. Siapapun yang memimpin Jakarta, tentunya patut membuat Jakarta lebih baik. Setuju?

Kata Kunci: Fakta Unik Pilkada
Bagikan ke teman Kamu