facebook

Fakta dan Mitos Cokelat

Senin, 12 February 2018 - 17:22:35 WIB
Diposting oleh : Berry
Fakta dan Mitos Cokelat

Berrykitchen.com > Tips > Lifestyle > Fakta dan Mitos Cokelat

Hai Berrykitcheners! Bicara tentang valentine, perayaan hari kasih sayang ini tentu identik dengan cokelat. Kudapan yang ditemukan sejak 4000 tahun lalu ini memang banyak digemari hingga kini. Namun beberapa mitos beredar seputar cokelat. Apa saja mitos tentang cokelat dan fakta di baliknya? Simak yuk!

 

1. Kafein tinggi

eqwe

 

Mengonsumsi cokelat mampu membuat perasaan bahagia dan lebih bergairah. Hal ini sering dituding sebagai indikasi bahwa cokelat mengandung kafein yang tinggi. Nyatanya, segelas susu cokelat atau sepotong cokelat batangan hanya mengandung 6 mg kafein. Jumlah ini dinilai cukup sedikit dibanding dengan kopi yang biasa mengandung 65-135 mg kafein.

 

2. Meningkatkan kolesterol

wdq

 

Kolestorol dalam tubuh terbagi menjadi dua yaitu kolesterol baik HDL dan kolesterol jahat atau yang sering kali dikenal dengan sebutan LDL. Cokelat mengandung lemak jenuh asam stearat yang bersifat unik. Tidak seperti lemak jenuh lainnya, penelitian menunjukkan asam stearat tidak meningkatkan kolesterol. Sebaliknya, mengonsumsi 1,4 ons cokelat terbukti bisa meningkatkan kadar HDL.

 

3. Penyebab gigi berlubang

dqwd

 

Lubang pada gigi terbentuk saat bakteri mencerna gula dan sari dari jenis makanan tertentu sepeti soda, permen, nasi, jus, roti, dan pasta untuk menghasilkan asam. Asam inilah yang kemudian dapat menggerus enamel gigi dan menyebabkan terbentuknya lubang pada gigi. Cokelat mengandung kalsium, protein, dan fosfat yang justru bisa berfungsi melindungi enamel gigi. Kandungan lemak alaminya pun membua cokelat lebih cepat bersih dari mulut bila dibanding dengan jenis permen lainnya. Namun, bukan berarti kamu sudah terbebas dari resiko gigi berlubang, gunakan produk pembersih mulut dan gigi yang mengandung flouride untuk membantu mencegah gigi berlubang.

 

4. Rendah gizi

dwqw

 

Sebagai kudapan manis yang lezat, cokelat juga kerap dituding tidak memiliki nilai gizi. Faktanya, cokelat mengandung sejumlah mineral seperti zat besi, tembaga, seng dan magnesium. Cokelat juga mengandung polifenol, antiokisdan yang juga terdapat dalam anggur merah dan teh. Bahkan sebatang cokelat diketahui rata-rata mengandung antioksidan yang setara dengan segelas anggur merah lho.

Dikenal sebagai kudapan ala valentine, cokelat merupakan camilan yang mudah kamu temui dimana saja. Digemari oleh semua orang dari berbagai kalangan dan usia, cokelat juga hadir dalam berbagai bentuk. Mulai dari cokelat hangat, cokelat batangan, permen cokelat, hingga granola yang tinggi serat. Dari sejumlah jenis cokelat tersebut, mana yang jadi pilihanmu?

Referensi: https://foodsoldier.com/

Kata Kunci: Fakta dan Mitos Cokelat
Bagikan ke teman Kamu

Gunakan voucher sebelum waktu habis 00 : 00
tutup