facebook

Bolehkah Berolahraga Saat Puasa?

Rabu, 23 May 2018 - 20:54:22 WIB
Diposting oleh : Berry
Bolehkah Berolahraga Saat Puasa?

Berrykitchen.com > Tips > Lifestyle > Bolehkah Berolahraga Saat Puasa?

Berolahraga tentu membutuhkan cadangan energi untuk ‘dibakar’. Pasokan energi ini kita dapatkan dari makanan. Karena itu, berolahraga saat puasa tampaknya tidak masuk akal. Puasa tanpa berolahraga saja seringkali membuat kita lemas, bagaimana jika ditambah olahraga?

 

Berolahraga saat puasa sebenarnya mungkin saja kita lakukan. Bahkan, hal ini bisa memaksimalkan pembakaran lemak dalam tubuh. Kabar baik untuk kamu yang mau menurunkan berat badan!

 

Mekanisme Pembakaran Lemak Saat Puasa

Secara simpel, tubuh kita mengalami dua fase. Ada fase makan yang berlangsung sekitar 4-6 jam setelah makan terakhir, serta fase puasa yang dimulai enam jam setelah makan atau setelah fase makan usai.

 

Di fase makan, tubuh membakar gula dari makanan yang kita konsumsi untuk dijadikan energi. Namun, di fase puasa, karena ketiadaan makanan yang masuk, tubuh bertahan hidup menggunakan cadangan lemak untuk dikonversi menjadi energi.

 

Manfaat Berolahraga Saat Puasa

Kombinasi puasa dan olahraga memaksimalkan pemecahan lemak dan glikogen (cadangan energi yang berasal dari glukosa) menjadi energi. Sebuah studi menemukan bahwa berpuasa sebelum berolahraga aerobik menurunkan berat badan dan lemak tubuh, sedangkan makan sebelum berolahraga hanya menurunkan berat badan. Beberapa publikasi ilmiahpun menunjukkan bahwa berolahraga saat puasa membakar 20-30% lebih banyak lemak.

 

Tak hanya itu, kombinasi puasa dan olahraga juga memiliki beberapa manfaat lain, di antaranya:

  • Menjaga otak dan otot tetap muda
  • Meningkatkan hormon pertumbuhan
  • Memperbaiki komposisi tubuh
  • Mendorong fungsi kognitif
  • Meningkatkan hormon testosteron
  • Mencegah depresi

 

Di luar bulan puasa, manfaat ini bisa diperoleh dengan berolahraga sebelum sarapan atau saat perut kosong.

 

Jenis Olahraga yang Tepat

Berolahraga saat puasa memang memiliki banyak manfaat, namun bukan berarti kamu bisa mengerjakan jenis olahraga apapun. Jenis olahraga yang bisa kamu lakukan adalah olahraga ringan seperti berjalan kaki, jogging, berenang, atau bersepeda.

 

Olahraga berat seperti angkat berat tidak dianjurkan bagi kamu yang berpuasa. Sebab, kamu harus makan paling lambat 30 menit setelah berolahraga. Makananmupun harus mengandung protein yang cepat dicerna, seperti whey protein. Hal ini dapat mencegah kadar gula darah anjlok sehingga menyebabkan pusing dan mual.

 

Pada awalnya, berolahraga saat berpuasa akan terasa lebih berat daripada biasanya. Namun, tak lama kemudian, tubuhmu akan semakin efisien bekerja karena otot belajar lebih banyak membakar lemak daripada glikogen untuk dijadikan energi. Bisa jadi, jika sudah terbiasa, nanti kamu malah kurang suka berolahraga dengan perut terisi karena merasa berat, begah, dan malas.

 

Bagaimanapun juga, berolahraga saat perut kosong hanya disarankan jika ingin membakar lemak tubuh, bukan untuk memaksimalkan performa saat olahraga. Misalnya, saat ikut lomba lari.

 

Selain itu, kamu yang menjalankan diet sangat rendah karbohidrat sebaiknya hati-hati berolahraga saat berpuasa. Sebab, hal ini bisa mengurangi kemampuan tubuh untuk menggunakan karbohidrat sebagai sumber energi. Padahal, tujuannya adalah metabolisme fleksibel, yakni membuat tubuh menggunakan karbohidrat atau lemak saat dibutuhkan. Dua cadangan energi lebih baik daripada hanya satu, kan?

 

Berrykitcheners, dengan berolahraga saat puasa, kamu bisa mendapatkan dua kebaikan sekaligus, yakni beribadah sambil menurunkan berat badan secara sehat. Jangan lupa lengkapi usaha sehatmu dengan Cold Press Juice Detox yang membantu mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Selamat berolahraga di bulan puasa!

 

Foto: https://i2-prod.walesonline.co.uk

 

Kata Kunci: Bolehkah Berolahraga Saat Puasa?
Bagikan ke teman Kamu

Gunakan voucher sebelum waktu habis 00 : 00
tutup