facebook

Ancaman Bahan Kimia dalam Makanan

Jumat, 14 July 2017 - 12:58:54 WIB
Diposting oleh : Berry
Ancaman Bahan Kimia dalam Makanan

Berrykitchen.com > Tips > Lifestyle > Ancaman Bahan Kimia dalam Makanan

Hai Berrykitcheners! Setuju nggak sih jika ruang hidup dan kebutuhan manusia jadi kian kompleks saat ini? Begitu juga kebutuhan pangan. Seiring permintaan yang meningkat, daya tahan makanan pun dituntut untuk terjaga baik dalam waktu yang lama. Beberapa bahan kimia pun digunakan. Pemerintah melalui menteri kesehatan telah menerapkan hukum terkait penggunaan bahan kimia pada makanan. Kendati begitu, beberapa bahan kimia berbahaya masih dapat ditemukan dalam makanan lho. Apa saja bahan kimia berbahaya yang bisa mengancam makananmu? Simak yuk!

 

1. Formalin

dwq

 

Masih ingat dengan bahan kimia yang sempat ramai dibicarakan beberapa waktu lalu? Bahan yang juga dipakai untuk mengawetkan jenazah ini sempat ditemukan di beberapa makanan tanah air. Formalin ditambahkan untuk mengawetkan makanan. Jika terhirup dan mengenai kulit saja bahan kimia ini sudah sangat berbahaya, apa lagi bila tertelan? Hii.. Nggak kebayang dong, Berrykitcheners. Formalin yang terhirup dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan. Sementara bila mengenai kulit, formalin dapat menyebabkan alergi dan luka bakar. Bagaimana bila tertelan? Formalin dapat menyebabkan rasa terbakar pada mulut, tenggorokan, dan perut, mual, muntah, sakit kepala, kejang, hingga koma. Bila dikonsumsi dalam jangka panjang, formalin dapat menyebabkan kanker. Bahkan sebanyak 30ml formalin bisa membunuh manusia bila terlelan lho.

 

2. Boraks

xq

 

Hampir sama dengan formalin, senyawa berbentuk kristal putih, tidak berbau dan stabil pada suhu dan tekanan ini kerap ditambahkan ke makanan sebagai pengawet. Namun boraks juga dapat ditambahkan sebagai bahan pengental makanan. Boraks sendiri biasa digunakan dalam industri pengawetan hewan, serangga, dan tumbuhan. Boraks pun bisa menjadi bahan pembersih, pengawet dan antiseptik kayu. Di pasaran, boraks sendiri memiliki beberapa istilah seperti asam borat, bleng, dan pijer. Tajamkan telingamu ya bila mendengar istilah itu ketika ingin membeli makanan.

 

3. Methanil yellow dan rhodamin b

wew

 

Nggak cuma bahan pengawet, bahan kimia juga bisa ditambahkan ke dalam makanan sebagai pewarna lho. Methanil yellow adalah zat pewarna sintetis berbentuk padat atau serbuk dan berwarna kuning kecokelatan. Sementara Rhodamin B adalah pewarna sintetis berbentuk serbuk kristal dan berwarna merah keunguan. Dalam larutan, Rhodamin B akan berwarna merah terang dan berpendar. Kedua bahan tersebut biasa digunakan dalam industri tekstil, kertas, bahkan hingga cat. Penggunaannya dalam bahan pangan tentu dilarang. Selain bisa menyebabkan gangguan fungsi hati dan kandungan kemih, bahan kimia ini dapat menyebabkan kanker dalam jangka waktu panjang. Makanan yang ditambahkan kedua bahan kimia ini akan berwarna merah mencolok dan kuning mencolok dan cenderung berpendar. Bila ditilik lebih jeli, banyak terdapat titik-titik warna tidak merata dalam makanan.

 

Untuk memeroleh hidup sehat, kamu bukan hanya harus memerhatikan semua makanan yang masuk dalam tubuh dari sumber gizinya saja. Iya, kamu juga harus memilih makanan yang bebas dari bahan kimia berbahaya. Pasalnya, bahan pengawet seperti formalin banyak ditemukan di pasaran. Bagaimana mengenali formalin yang terkandung dalam makanan? Nantikan artikel selanjutnya ya!

Kata Kunci: Ancaman Bahan Kimia dalam Makanan
Bagikan ke teman Kamu

Gunakan voucher sebelum waktu habis 00 : 00
tutup