facebook

Anak 90an? Main Bareng Yuk!

Jumat, 15 December 2017 - 10:37:27 WIB
Diposting oleh : Berry
Anak 90an? Main Bareng Yuk!

Berrykitchen.com > Tips > Lifestyle > Anak 90an? Main Bareng Yuk!

Hai Berrykitcheners! Menghabiskan masa kecil di tahun 90an memang punya keseruan sendiri. Di masa internet belum ada, dan gadget masih merupakan barang mewah yang hanya dimiliki orang tua, kita mengandalkan segala bentuk kreativitas untuk bermain. Termasuk mengandalkan ketangkasan, lapangan, hingga gang komplek sekitar rumah untuk bermain aneka permainan beregu bareng sahabat. Apa saja permainan beregu yang jadi andalan anak 90an? Simak yuk!

 

1. Tak jongkok

hgv

 

Sore hari nggak ada kegiatan? Ajakin teman komplek main ini yuk. Sebelum memulai permainan, kamu dan teman harus melakukan ritual wajib di hampir setiap permainan. Gambreng! Setelah masing-masing keluar, sisa dua orang terakhir akan melakukan suit. Masih ingat pemilihan batu gunting kertas yang sangat menentukan dan bikin deg-degan? Anak yang kalah suit akan mengejar semua anak yang ada dalam permainan. Nggak mau terus-terusan dikejar? Cukup jongkok. Jongkok menjadi posisi yang aman dari kejaran. Kamu harus bangun kembali bila ada peserta lain yang menyentuh tubuhmu dan kembali menjadi target pengejaran. Permainan ini juga sama dengan tak patung. Hanya posisi jongkok diubah dengan gerakan mematung.

 

2. Ular naga

hgv

 

Usai capek lari-larian, kita biasa memainkan permainan yang satu ini. Gambreng dan dua orang terakhir akan menjadi induk. Nyanyian ular naga pun dilakukan, mereka yang tertangkap di akhir lagu akan menjadi anak dari salah satu induk. Untuk menetukan induk mana yang diikuti anak, induk pun akan bersuit untuk mendapatkan anak yang tertangkap. Anak kemudian akan berbaris di belakang induk. Setelah semua anak tertangkap oleh kedua induk, mereka akan membuat barisan ke belakang. Induk yang memiliki anak paling sedikit akan berusaha menangkap anak dari induk lawannya. Siap-siap berlari sambil pegangan dengan teman di depan kamu agar nggak tertangkap!

 

3. Galasin

 ghvy

 

Nggak butuh internet, anak 90an bisa menghabiskan harinya dengan ketangkasan, kecepatan, dan belari ke sana sini. Masih ingat permainan satu ini? Peserta dibagi dua kelompok. Ketua kelompok akan suit untuk menentukan kelompok yang kalah dan menang. Yang kalah? Tentu saja mesti jaga. Garis-garis dibuat untuk dijaga. Peserta yang menang harus melewati garis yang ada tanpa tersentuh sedikit pun oleh si penjaga. Hingga garis paling akhir berhasil ditembus, maka kelompok tersebut memenangkan pertandingan. Dibutuhkan ketangkasan, kecepatan, dan kerja sama tim yang baik dalam permainan ini. Siapa yang pernah jatuh karena ngebet nembus garis lawan?

 

4. Taplak gunung

b h

 

Di zaman sekolah, kapur itu jadi barang yang selalu pengin kita miliki. Kapur bisa dipakai buat menggambar apapun, corat-coret, main guru-guruan, sampai main taplak gunung. Potong sedikit kapur dari sekolah, dan kamu bisa menggambar kotak-kotak bernomor 1 hingga 10. Lempar batu atau koin ke dalam kotak secara bergiliran. Satu kotak hanya boleh dipijak dengan satu kaki. Kita juga nggak boleh memijakkan kaki di kotak tempat batu milik kita berada. Nggak hanya dimainkan di Indonesia, permainan ini dimainkan oleh anak-anak seluruh dunia lho. Walau masih jadi perdebatan tentang asal-usulnya, di Indonesia sendiri permainan ini dibawa oleh Belanda pada zaman penjajahan.

 

5. Lompat karet

jhb

 

Selain ketangkasan, anak 90an juga wajib memiliki kemampuan melompat yang baik dan tanpa cela! Yap. Kita dilatih serba bisa dengan permainan ini. Mulai dari merangkai karet menjadi jalinan tali karet yang panjang hingga melompatinya. Lompat karet. Dari ipis, pinggang, hingga jengkal yang berarti karet ditaruh satu jengkal di atas kepala. Kita harus bisa melompatinya. Masih pakai rok seragam? Nggak jadi halangan buat kamu, buat ancang-ancang sambil melipat rok ke pangkal kaki dan memperlihatkan celana short selutut kamu, dan lompat!

 

6. Petak umpet

NBJ

 

Permainan populer yang sering kita lakukan. Tidak hanya di tanah air, permainan ini juga dimainkan oleh anak-anak di dunia. Seperi namanya, peserta permainan harus bersembunyi dari anak yang berjaga di bentengnya. Anak yang berjaga harus berhitung sambil menutup mata selagi peserta lainnya mengumpet. Kamu kalah bisa anak yang jaga bisa menemukanmu, dan menang bila berhasil menyentuh benteng di penjaga tanpa ketahuan. Nggak seperti permainan lain yang membutuhkan ruang luas, permainan ini bisa kamu mainkan di dalam rumah. Nggak heran petak umpet jadi pilihan kita ketika hujan di luar. Tempat paling ekstrim mana yang pernah jadi persembunyianmu?

 

Dalam memulai hampir seluruh permainannya, anak 90an punya ritual khusus yaitu gambreng dan suit yang bikin deg-degan. Tanpa internet dan gadget, anak 90an pun memainkan sejumlah permainan dengan manual yang dimainkan bersama teman-teman lainnya. Lari-larian, teriakan gembira dan nyanyian kamu dan teman-teman kerap meramaikan gang komplek kamu semasa kecil. Ada yang jadi kangen dengan masa kecilnya? Sampai bertemu di postingan selanjutnya ya!

Kata Kunci: Anak 90an? Main Bareng Yuk!
Bagikan ke teman Kamu

Gunakan voucher sebelum waktu habis 00 : 00
tutup