facebook

4 Jenis Makanan Pemicu Kanker

Kamis, 31 January 2019 - 01:30:04 WIB
Diposting oleh : Berry
4 Jenis Makanan Pemicu Kanker

Berrykitchen.com > Tips > Lifestyle > 4 Jenis Makanan Pemicu Kanker

Kasus kanker di seluruh dunia meningkat dari tahun ke tahun. Salah satu penyebabnya adalah gaya hidup, termasuk makanan.

 

Mungkin kamu tak sadar bahwa beberapa jenis makanan dan minuman yang kamu konsumsi sehari-hari dapat meningkatkan risiko kanker. Zat-zat karsinogenik lalu terakumulasi dalam tubuhmu dan bisa gejala kanker bisa muncul beberapa tahun kemudian. Ngeri, ya?

 

Karena itu, yuk, kenali jenis-jenis makanan dan minuman yang bisa memicu kanker dan kurangi atau hentikan konsumsinya.

 

Alkohol

alkohol

Konsumsi alkohol berat atau rutin meningkatkan risiko banyak jenis kanker. Mulai dari kanker mulut, tenggorokan, pita suara, kerongkongan, hati, payudara, usus, sampai rektum. Semakin banyak meminum alkohol, semakin tinggi risiko kanker.

 

Kalau tidak siap berhenti meminum alkohol sama sekali, kamu bisa membatasinya dengan meminum tak lebih dari satu minuman untuk wanita dan dua minuman untuk pria dalam sehari.

 

Makanan yang Diasinkan

ikan asin

Penggemar makanan asin? Hati-hati. Bukan cuma berbahaya untuk darah tinggi, konsumsi ikan asin, acar, dan camilan asin juga meningkatkan risiko kanker lambung, kerongkongan, hidung, tenggorokan, dan pankreas. Bahkan, juga kanker tiroid dan rahim pada sebagian wanita.

 

Salah satu penyebabnya adalah makanan yang mengandung banyak garam tinggi nitrat dan nitrit yang dikenal sebagai karsinogen. Senyawa ini dapat merusak DNA yang menyebabkan kanker kepala dan leher.

 

Individu yang paling berisiko mengalami masalah kesehatan akibat makanan asin di antaranya orang di atas usia 50 tahun dan penderita diabetes. Asupan garam yang tinggi juga menimbulkan gangguan kesehatan lain seperti penyakit kardiovaskular, osteoporosis, dan obesitas. Ketiganya merupakan faktor risiko banyak jenis kanker.

 

Daging Bakar

sate dibakar

Sate dan steak memang enak. Tapi, jangan terlalu sering mengonsumsinya, ya. Sebab, daging hewani (sapi, babi, ikan, maupun unggas) yang dimasak dengan suhu tinggi seperti di api terbuka bisa meningkatkan risiko kanker.

 

Ketika daging dibakar, lemak dan sari daging yang keluar memercikkan api dan menghasilkan senyawa amina heterosiklik (HCA) dan hidrokarbon aromatik polisiklik (PAH) yang karsinogenik di dalam daging.

 

Eksposur dalam kadar tinggi terhadap HCA dan PAH memang belum terbukti dapat menyebabkan kanker pada manusia. Namun, penelitian menyebutkan bahwa senyawa tersebut menyebabkan kanker pada hewan. Tes laboratorium juga menemukan bahwa HCA dan PAH mengubah DNA dengan cara yang dapat meningkatkan risiko kanker.

 

Ioana Bonta, MD, ahli onkologi medis di Cancer Treatment Centers of America melalui rd.com juga mengatakan bahwa zat besi heme (yang terdapat dalam daging hewani) dan arang mengandung bahan penyebab kanker.

 

Jika ingin mengonsumsi daging dengan lebih aman, masaklah daging dengan suhu rendah dan seringlah membalikkan daging agar tidak gosong. Tertarik mencoba Beef Blackpepper Berrykitchen?

 

Daging Olahan

daging olahan

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menempatkan daging olahan di puncak makanan penyebab kanker dan berada di kategori yang sama dengan merokok dan asbes. Mengonsumsi 50 gram daging olahan setiap hari (setara dengan satu buah sosis, dua lembar bacon, atau dua lembar ham) bisa meningkatkan risiko kanker usus hingga 18%, lo!

 

Sosis, daging asap, dan kornet biasanya terbuat dari daging merah yang memiliki kaitan dengan meningkatnya risiko kanker usus dan rektum. Ada pula beberapa bukti yang tidak terlalu kuat yang menunjukkan bahwa daging merah berkontribusi pada kanker pankreas dan prostat.

 

Daging merah lalu diolah dengan cara diasap, diawetkan, difermentasi, atau diasinkan untuk menjadi daging olahan. Pada proses pengolahan inilah, sodium nitrit yang digunakan untuk menghentikan perkembangan bakteri dan menjaga warna makanan agar tidak berubah bergabung dengan amina alami dalam daging membentuk senyawa N-nitroso penyebab kanker.

 

Bagaimana dengan daging ikan asap? Menurut Cary Presant, MD, pakar onkologi Amerika Serikat, efeknya tak seburuk daging merah olahan.

 

Memakan burger steak ditemani segelas bir atau wine, atau jajan sosis bakar setiap hari? Bisa berbahaya untuk kesehatanmu, lo, Berrykitcheners!

 

Foto: https://www.healthyfood.co.nz

 

Kata Kunci: 4 Jenis Makanan Pemicu Kanker
Bagikan ke teman Kamu

Gunakan voucher sebelum waktu habis 00 : 00
tutup