facebook

4 Jenis Diet yang Akan Tren di 2019

Kamis, 03 January 2019 - 03:22:27 WIB
Diposting oleh : Berry
4 Jenis Diet yang Akan Tren di 2019

Berrykitchen.com > Tips > Lifestyle > 4 Jenis Diet yang Akan Tren di 2019

Menurunkan berat badan masih menjadi resolusi tak tercapai di tahun lalu dan dilanjutkan di tahun ini? Kamu tidak sendiri, Berrykitcheners.

 

Kamu bisa jadi sudah mencoba berbagai diet, tapi belum menemukan yang cocok untukmu. Nah, berikut ini ada daftar jenis diet yang diprediksi akan menjadi tren di 2019 karena semakin banyak diminati sejak tahun sebelumnya. Mungkin kamu ingin mencoba salah satunya?

 

Ketogenic Diet

Keto diet mengharuskan pengikutnya untuk menurunkan asupan karbohidrat secara drastis dan menggantikannya dengan lemak. Metode ini memaksa tubuh memasuki keadaan ketosis, yakni ketika tubuh membakar lemak alih-alih karbohidrat untuk menghasilkan energi.

 

Para ahli meramalkan bahwa popularitas diet keto di 2018 akan berlanjut ke tahun berikutnya. Tahun lalu, makanan dan produk keto mulai bermunculan agar orang yang menerapkan diet tersebut bisa makan dan ngemil sesuai aturan keto diet. Tahun ini, diperkirakan jumlah produk keto akan meningkat.

 

Selain itu, menurut pakar diet dari Amerika Serikat Toby Amidor, kamu bisa menerapkan keto diet dengan tidak terlalu ketat melalui diet keto yang sudah dimodifikasi di 2019. Karena membatasi karbohidrat yang bisa jadi termasuk buah dan sayur, ketogenic diet tidak mudah dilakukan kebanyakan orang.

 

Pegan Diet

Terdengar asing? Kalau kamu tahu kepanjangannya, mungkin kamu akan berkata “oh…”. Pegan adalah singkatan dari paleo dan vegan. Diet ini menggabungkan aspek diet Paleo yakni mengonsumsi jenis makanan yang disantap manusia di zaman Paleolitikum dan diet vegan yang menghindari produk hewani.

 

Diet pegan diperkenalkan beberapa tahun lalu dan popularitasnya semakin meningkat. Menurut Mark Hyman yang mencetuskan diet tersebut, prinsip diet pegan adalah mengonsumsi makanan rendah gula dan pati serta banyak memakan makanan nabati. Kalau kamu mau menyantap makanan hewani, makanlah yang diternakkan secara berkelanjutan (sustainable).

 

Ia juga menyarankan pengikut diet pegan untuk banyak menyantap makanan yang mengandung lemak baik seperti kacang-kacangan, biji-bijian, minyak zaitun, dan avokad. Bahan tambahan makanan alami seperti garam dan merica diperbolehkan, namun tidak dengan aditif kimiawi atau yang banyak diolah seperti pengawet butylated hydroxytoluene (BHT).

 

Diet yang merekomendasikan konsumsi 75% buah dan sayur ini disebut-sebut dapat membantu penurunan berat badan, menurunkan kolesterol, dan mengatasi diabetes.

 

Intermittent Fasting

Seperti namanya, intermittent fasting berarti puasa berselang-seling. Caranya bisa dengan ‘berpuasa’ dua hari selama seminggu sedangkan lima hari lainnya kamu boleh makan apa saja, atau berpuasa di jangka waktu tertentu dalam sehari. Saat puasa, kamu hanya boleh makan yang mengandung 400-500 kalori untuk wanita dan 500-600 kalori untuk pria sebanyak satu kali dalam sehari.

 

Intermittent fasting makin diminati setelah banyak selebriti mempromosikan diet ini. Jenisnya banyak, di antaranya diet 5:2, Dubrow Diet, dan 8:16. Konon, berpuasa selang-seling dapat mempercepat penurunan berat badan, melindungi tubuh dari berbagai penyakit, bahkan memperbaiki ingatan.

 

Sebuah studi menyebutkan bahwa pelaku intermittent fasting bisa menurunkan rata-rata 5-13 kilogram dalam delapan minggu. Penelitian lain menemukan bahwa menerapkan diet ini dan berolahraga rutin dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah.

 

Konsumsi Makanan Nabati Lebih Banyak

Pola makan berdasar bahan nabati akan semakin menjadi tren di 2019. Selain vegan dan vegetarian, ada pula istilah flexitarian yang mengacu pada pola makan utama vegetarian namun sesekali juga mengonsumsi makanan hewani.

 

Banyak cara melibatkan lebih banyak buah dan sayur dalam makananmu. Misalnya, menggantikan produk hewani dengan makanan nabati atau memasukkan sayur dan buah di setiap makan.

 

Atau, mau coba menerapkan meatless Monday? Jadi, setiap Senin, kamu bisa mencoba berbagai resep baru berbahan buah dan sayur dan mengombinasikan macam-macam makanan yang belum pernah kamu coba sebelumnya. Misalnya, mencicipi kacang Arab bersalut cokelat, selai biji labu kuning, serta minyak biji delima dan minyak ganggang.

 

Menerapkan diet memang membutuhkan komitmen, tekad, dan kerja keras agar kamu bisa melihat hasilnya. Pantang menyerah dan tetap semangat, ya, Berrykitcheners… Demi #tubuhideal2019!

 

Foto: https://www.health.harvard.edu

 

Kata Kunci: 4 Jenis Diet yang Akan Tren di 2019
Bagikan ke teman Kamu

Gunakan voucher sebelum waktu habis 00 : 00
tutup